Jangan Sering Bilang Terserah, Ini Dampaknya Bagi Kepribadian
- 27 Apr 2026 22:36 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Orang yang sering menjawab "terserah" saat ditanya biasanya terlihat santai dan tidak banyak menuntut dalam berbagai situasi percakapan. Namun, di balik sikap yang terkesan mudah tersebut, terdapat ciri kepribadian tertentu yang menggambarkan cara seseorang merespons lingkungan sosialnya.
Melansir Personal Growth Magazine, kebiasaan ini sering kali menjadi senjata utama bagi individu yang cenderung ingin menghindari konflik atau perbedaan pendapat. Mereka memilih untuk mengalah demi menjaga suasana tetap tenang, meskipun hal ini sering kali membuat mereka terlihat kurang tegas di mata orang lain.
Sikap ini juga kerap muncul karena seseorang merasa tidak ingin memikul tanggung jawab atas keputusan yang akan diambil nantinya. Dengan menyerahkan pilihan kepada orang lain, mereka merasa terbebas dari beban risiko jika keputusan tersebut ternyata tidak memuaskan atau justru memicu masalah baru.
Dalam interaksi sehari-hari, jawaban "terserah" dapat memberikan kesan bahwa seseorang kurang percaya diri terhadap pendapat atau keinginan pribadinya sendiri. Hal ini membuat lawan bicara sering kali merasa bingung dan merasa usaha mereka dalam memberikan pilihan menjadi kurang dihargai secara emosional.
Selain itu, orang yang sering menggunakan kata tersebut biasanya berakhir hanya mengikuti arus dan tidak benar-benar mendapatkan apa yang mereka inginkan. Ketergantungan pada keputusan orang di sekitarnya membuat individu tersebut kehilangan kesempatan untuk mengekspresikan jati diri dan kebutuhan yang sebenarnya.
Dari sisi lain, kebiasaan ini juga mencerminkan pribadi yang kurang ekspresif sehingga percakapan sering kali terasa datar dan kurang menarik. Jika terus dilakukan, seseorang bisa menjadi kurang peka terhadap kebutuhan diri sendiri maupun kebutuhan orang lain yang mengharapkan adanya timbal balik ide.
Masyarakat diharapkan mulai belajar menyampaikan pendapat secara jelas agar komunikasi dapat berjalan lebih efektif dan bermakna dalam hubungan sosial. Keberanian dalam menentukan pilihan bukan hanya soal ego, melainkan bagian dari membangun rasa percaya diri dan keterbukaan dalam berinteraksi dengan sesama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....