Forum Adat Nusantara di Maros Gaungkan Pentingnya Warisan Leluhur

  • 04 Apr 2026 15:27 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Keberadaan Forum Pelestari Adat dan Budaya Nusantara di Kabupaten Maros mulai menunjukkan eksistensinya dalam upaya menjaga warisan budaya lokal di tengah arus modernisasi. Ketua Umum Forum, Muhammad Tahir Jalanti, mengungkapkan bahwa organisasi ini resmi terbentuk pada Maret 2025.

Sejak berdiri, forum tersebut telah menggelar sejumlah kegiatan kebudayaan sebagai langkah awal dalam memperkuat peran pelestarian. “Forum ini kami bentuk sebagai wadah bagi orang-orang yang peduli dan mencintai budaya, agar bersama-sama menjaga dan melestarikannya,” ujarnya, Sabtu 4 April 2026.

Ia juga mengajak masyarakat luas, khususnya generasi muda, untuk turut bergabung dan berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan budaya daerah.

Sementara itu, Sekretaris forum, Jumadi, menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih fokus pada tahap konsolidasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk para pemangku adat yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian. Menurutnya, pelestarian budaya memiliki peran penting, mulai dari menjaga identitas dan jati diri masyarakat, mewariskan nilai-nilai moral kepada generasi muda, hingga melindungi tradisi dari ancaman kepunahan akibat globalisasi.

“Budaya bukan hanya soal tradisi, tetapi juga mengandung nilai kearifan lokal yang relevan dengan kehidupan saat ini, termasuk dalam menjaga lingkungan dan keseimbangan sosial,” jelasnya.

Ia mencontohkan salah satu tradisi lokal seperti “Pakoboko”, yang berkaitan erat dengan sistem pertanian dan pengelolaan sumber daya air secara tradisional. Tradisi ini mengatur waktu tanam berdasarkan kondisi wilayah lain, sehingga menciptakan keseimbangan distribusi air antar daerah.

“Kalau semua turun sawah bersamaan, maka akan terjadi perebutan air. Di sinilah kearifan lokal bekerja mengatur keseimbangan itu,” tambahnya.

Selain itu, forum juga melihat potensi besar budaya sebagai sumber ekonomi, baik melalui pariwisata, seni pertunjukan, hingga industri kreatif berbasis lokal. Ke depan, Forum Pelestari Adat dan Budaya Nusantara berharap dapat terus memperluas peran, tidak hanya dalam pelestarian, tetapi juga dalam mengedukasi masyarakat dan mendorong pemerintah untuk lebih memberi perhatian terhadap keberlangsungan budaya daerah.

Dengan langkah tersebut, diharapkan budaya lokal di Maros tetap lestari dan menjadi kebanggaan bersama di tengah perkembangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....