Arwan Tjahjadi: Kesehatan Berkah Utama di Tahun Kuda Api
- 17 Feb 2026 20:40 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Perayaan Imlek 2026 menandai berakhirnya tahun ular kayu dan dimulainya tahun kuda api 2577 Kongzili dalam tradisi Tinghoa. Secara global dan berdasarkan perhitungan astrologi Tionghoa atau Sio, Tahun Kuda Api Fire Horse dikenal sebagai salah satu tahun yang paling dinamis, penuh energi, sekaligus penuh tantangan dalam siklus 60 tahunan.
Tokoh masyarakat Tionghoa Makassar Arwan Tjahjadi saat wawancara di RRI pada Selasa, 17 Februari 2026 menerangkan ada banyak makna dari tahun kuda api. Namun demikian yang paling utama menurutnya adalah karunia kesehatan dari Tuhan yang Maha Esa itulah adalah yang paling utama.
"Imlek tahun ini seperti kita tahu adalah Tahun Kuda Api, ada banyak ramalan dan banyak versi dari ramalan-ramalan tersebut yang berbeda-beda. Namun pikiran saya, yang paling penting bahwa dengan dikaruniainya kesehatan kita hari ini dan memasuki Imlek 2577 adalah berkah luar biasa yang datang dari-Nya, dari Tuhan Yang Maha Kuasa."ujar Arwan
Lanjut Arwan Cahyadi menambahkan jika perayaan tahun baru atau Imlek bukan hanya untuk umat dari agama tertentu saja. Imlek menurutnya merupakan sebuah tradisi masyarakat Tionghoa sebagai suatu kebahagiaan dan harapan bagi seluruh masyarakat.
"DIChina sendiri perayaan Imlek bukan hanya dijuga ikut dilakukan umat agama lainnya. Jadi sudah menjadi suatu kebudayaan dan kearifan lokal yang dipertahankan turun temurun."tambahnya
Di Indonesia perayaan Imlek sama halnya dengan perayaan hari besar keagamaan lainnya seperti induk Fitri. Dikatakan Arwan menjalin silaturahmi antara keluarga besar menjadi filosofi utama Imlek.
"Kumpul keluarga ada yang datang dari luar kota sama dengan idul Fitri ada tradisi mudik bersama dengan orang tua. Kumpul bersama disaru tempat atau dirumah keluarga besar itu sudah menjadi makna dari perayaan Imlek."tutupnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....