Gas Melon Sulit Dicari di Maros, Harga Pengecer Tembus Rp 25 Ribu

  • 12 Sep 2026 16:55 WIB
  •  Makassar
Video

RRI.CO.ID, Maros - Keluhan sulit mendapatkan LPG tiga kilogram atau gas melon terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Maros. AK Culli Warga mengaku harus berkeliling mencari gas, sementara harga di tingkat pengecer mencapai 25 ribu rupiah per tabung.

Koordinator Himpunan Wiraswasta Nasional dan Migas atau Hiswanamigas Maros, H. Asri Abdul Rahim,, mengatakan kondisi tersebut belum masuk kategori kelangkaan, tetapi merupakan kondisi distribusi yang cukup panas akibat meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Menurut Asyir, lonjakan permintaan terjadi karena musim kemarau yang berkepanjangan, sehingga penggunaan LPG untuk pompa air pertanian meningkat. Kebutuhan juga bertambah karena berbagai kegiatan masyarakat, termasuk perayaan Maulid.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Maros telah meminta tambahan pasokan kepada Pertamina melalui skema Extra Dropping. Tambahan pasokan mulai disalurkan sejak Selasa kepada agen secara bergiliran.

Pertamina juga membatasi tambahan pasokan maksimal 60 tabung untuk setiap pangkalan, agar distribusi lebih merata dan tidak menumpuk di satu titik.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Maros, Andi Sam Sophyan, mengatakan pemerintah akan memperkuat pengawasan distribusi LPG tiga kilogram. Termasuk mengantisipasi pembelian berlebihan dan penggunaan LPG bersubsidi oleh pihak yang tidak berhak.

Pemerintah Kabupaten Maros juga berencana mengaktifkan kembali Satgas pengawasan LPG yang melibatkan pemerintah daerah, Pertamina, TNI-Polri, Satpol PP dan agen.

Masyarakat diimbau tidak panik dan membeli LPG sesuai kebutuhan, agar pasokan dapat terdistribusi secara merata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....