Kemarau dan El Nino Tekan Pertanian Maros, Pemerintah Bergerak Selamatkan Tanaman

  • 29 Agt 2026 07:39 WIB
  •  Makassar
Video

RRI.CO.ID, Maros - Musim kemarau dan El Nino berdampak pada lahan pertanian di Maros.Tompobulu menjadi wilayah paling terdampak. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DPKP Maros, Leni Krishnawati, menyebut 925 hektare padi terdampak, dengan 9 hektare gagal panen.

Sementara jagung terdampak 924 hektare, dan 425 hektare gagal panen. Di Maros Baru, 110 hektare lahan terdampak, dengan 35 hektare gagal panen. Sedangkan Lau, Turikale, dan Marusu relatif aman karena didukung irigasi.

Kepala Bidang Sarpras DPKP Maros, Syamsul Bahri, mengatakan pemerintah telah menyalurkan 20 unit pompa untuk membantu petani di wilayah terdampak. Bantuan diberikan kepada kelompok tani yang memiliki sumber air dan lahan yang membutuhkan pengairan.

Pemerintah juga melakukan pengawasan agar pompa dimanfaatkan untuk menyelamatkan tanaman. Meski menghadapi kemarau, produksi pertanian Maros ditargetkan tetap menyamai capaian 2025, sekitar 309 ribu 668 ton.
Pemerintah juga mendorong penerapan sistem pertanian modern PMAAS untuk meningkatkan produktivitas padi hingga 10 ton per hektare.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....