Silvofishery Maros Dinilai Strategis, Kemenko Pangan Dorong Hilirisasi Perikana

  • 06 Agt 2026 20:19 WIB
  •  Makassar
Video

RRI.CO.ID, Maros - Kementerian Koordinator Bidang Pangan mendorong pengembangan budidaya perikanan berbasis silvofishery di Kabupaten Maros sebagai model budidaya berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Hal itu disampaikan Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budidaya Kemenko Pangan, Cahyadi Rasyid, saat meninjau Instalasi Tambak Silvofishery Marana milik Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan atau BRPBAPPP Maros.

Menurut Cahyadi, Maros bersama Pangkep dan Pinrang merupakan sentra budidaya perikanan yang strategis dalam penyediaan protein ikan. Ia menyebut sistem silvofishery, yang memadukan kawasan mangrove dengan budidaya bandeng, udang, dan rumput laut, mampu meningkatkan produktivitas tambak sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Pangan, M. Rasman Manafi, menegaskan pembangunan sektor perikanan harus terintegrasi dari hulu hingga hilir. Menurutnya, hasil budidaya masyarakat harus memiliki kepastian pasar melalui berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis.

Di sisi lain, Kepala BRPBAPPP Maros, Indra, mengatakan budidaya di balai telah menerapkan standar Cara Budidaya Ikan yang Baik atau CBIB, sehingga mutu dan keamanan produk ikan terjamin hingga ke tangan konsumen.

Kemenko Pangan melanjutkan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG untuk melihat langsung rantai distribusi hasil perikanan hingga menjadi menu bergizi bagi masyarakat dalam Program Makan Bergizi Gratis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....