Maros Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kemarau dan Karhutla

  • 17 Jul 2026 03:57 WIB
  •  Makassar
Video

RRI.CO.ID, Maros - Pemerintah Kabupaten Maros meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau hingga Oktober 2026. Berdasarkan informasi BMKG, fenomena El Nino berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan di sejumlah wilayah.

Bupati Maros Andi Syafril Chaidir Syam mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan seluruh camat dan instansi terkait untuk memperkuat langkah antisipasi. Kawasan rawan seperti Camba, Cenrana, dan Mallawa menjadi fokus pengawasan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika menemukan titik api. Armada pemadam di Mako Damkar dan Pos Damkar Mandai disiagakan selama 24 jam. Pemkab juga memastikan distribusi air bersih tetap berjalan dan mengajak berbagai pihak membantu penyaluran air bagi warga terdampak.

Sementara itu, Damkar Maros terus memperluas jaringan sektor pemadam. Saat ini sektor telah beroperasi di Bontoa, Marusu, Bantimurung, Tanralili, Moncongloe, dan Camba untuk mempercepat respons kebakaran. Kasi Sarana dan Prasarana Damkarmat Maros, M. Ilham Halimsyah, mengatakan pembentukan sektor baru diprioritaskan di Maros Baru, Mallawa, dan Tompobulu.

Menurutnya, penambahan pos akan mempercepat penanganan kebakaran sekaligus memperkuat pembinaan relawan di desa dan kelurahan.

Pemkab Maros berharap pengembangan sektor pemadam dapat dilakukan bertahap agar pelayanan penyelamatan semakin merata dan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau semakin optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....