Kolaborasi UNHAS dan UMMA Bantu Petani Tingkatkan Kualitas Sango-Sango
- 16 Jul 2026 14:54 WIB
- Makassar
Video
RRI.CO.ID, Maros - Universitas Hasanuddin bersama Universitas Muslim Maros memperkenalkan metode penjemuran rumput laut sango-sango menggunakan kain paranet kepada petani di Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Inovasi ini diharapkan meningkatkan kualitas hasil panen dan nilai jual rumput laut. Sango-sango atau Gracilaria merupakan komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi di pesisir Maros. Namun, kualitas hasil panen masih terkendala metode penjemuran tradisional yang dilakukan di atas tanah atau jalan sehingga mudah terkontaminasi.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Ummul Chair, mengatakan penanganan pascapanen menjadi kunci menjaga mutu rumput laut. Melalui penggunaan kain paranet atau para-para di pinggir tambak, hasil penjemuran menjadi lebih bersih, pengeringan lebih merata, mengurangi risiko jamur, serta meningkatkan kualitas dan nilai jual produk.
Sementara itu, Tim PKM Universitas Hasanuddin, Andi Muhammad Anshar, berharap petani dapat menerapkan teknik penjemuran tersebut agar menghasilkan sango-sango yang lebih bersih, berkualitas, dan bernilai jual lebih tinggi. Ia juga berharap pendampingan dari perguruan tinggi dapat terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kesejahteraan petani rumput laut di Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....