Persaingan Ketat Masuk Sekolah Favorit Dinilai Picu Praktik Pungli
- 09 Jun 2026 20:35 WIB
- Makassar
Video
RRI.CO.ID, Makassar - Praktik pungutan liar atau pungli dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dinilai masih berpotensi terjadi meski proses seleksi kini telah dilakukan secara digital.
Pakar pendidikan, Dr. Fitriyani Rachman, mengatakan digitalisasi memang membawa kemajuan dalam aspek transparansi dan akuntabilitas. Namun, menurutnya, sistem digital belum sepenuhnya mampu menutup celah penyimpangan yang masih dipengaruhi oleh faktor manusia.
Ia menjelaskan, tingginya persaingan untuk masuk ke sekolah-sekolah favorit menjadi salah satu faktor utama yang memicu munculnya praktik pungli, terutama ketika jumlah pendaftar jauh melampaui daya tampung yang tersedia.
Fitriyani menegaskan bahwa praktik pungli tidak hanya merugikan calon peserta didik yang sebenarnya memenuhi syarat, tetapi juga mencederai prinsip keadilan dalam dunia pendidikan serta berpotensi mengikis kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan murid baru.
Meski demikian, ia mengapresiasi langkah pemerintah dan Dinas Pendidikan yang terus memperkuat transparansi SPMB melalui penerapan sistem digital, keterbukaan informasi, serta penyediaan kanal pengaduan bagi masyarakat.
Fitriyani juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpaku pada sekolah negeri semata. Menurutnya, banyak sekolah swasta saat ini memiliki kualitas pendidikan yang baik dan mampu bersaing dengan sekolah-sekolah favorit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....