Kurban Jadi Momentum Persatuan Warga Minang Perantauan di Sulsel

  • 30 Mei 2026 11:24 WIB
  •  Makassar
Video

RRI.CO.ID, Maros - Ikatan Keluarga Minang atau IKM Sapayuang Sulawesi Selatan kembali menggelar penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah. Sebanyak enam ekor sapi dikurbankan oleh enam kelompok dengan total 50 peserta kurban dari warga Minang perantauan di Makassar dan sekitarnya.

Ketua Umum IKM Sapayuang Sulsel 2025–2027, Akmal Mustafa, mengatakan pelaksanaan kurban tidak hanya bertujuan menjalankan syariat agama, tetapi juga mempererat persatuan warga Minang di tanah rantau.

Kegiatan kurban dipusatkan di kawasan pembangunan Masjid Minangkabau yang juga akan dilengkapi rumah tahfiz, asrama, dan sekretariat organisasi.

Dewan Pembina IKM Sepayung Sulsel, Ferry Taslim Datuak Tun Ijo menyebut jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya lima ekor sapi. Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan solidaritas dan kekompakan warga Minang di Sulawesi Selatan semakin kuat. Selain kegiatan keagamaan, IKM Sepayung Sulsel juga aktif menjalankan program sosial seperti Jumat Barokah dan bantuan bagi kaum duafa.

Warga Minangkabau di Sulawesi Selatan bahkan telah memiliki kawasan pemakaman khusus bernama Macanda untuk membantu warga perantauan yang membutuhkan. Usai penyembelihan, daging kurban langsung dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial, semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha, serta makan bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....