Pemkab Maros Fokus Benahi Rammang-Rammang Demi Pertahankan Status UNESCO
- 10 Mei 2026 15:28 WIB
- Makassar
Video
RRI.CO.ID, Maros - Pemerintah Kabupaten Maros mulai melakukan pembenahan besar-besaran di kawasan Geopark Maros-Pangkep menjelang proses revalidasi UNESCO Global Geopark yang dijadwalkan berlangsung Juli 2026 mendatang.
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, menegaskan pembenahan dilakukan untuk memastikan status geopark kelas dunia tetap dapat dipertahankan. Pemerintah daerah tidak ingin kawasan ini mengalami penurunan status akibat fasilitas yang belum memenuhi standar penilaian internasional.
Fokus awal perbaikan diarahkan ke kawasan wisata Rammang-Rammang, khususnya Dusun Berua, Kecamatan Bontoa. Sejumlah akses jalan menuju lokasi dilaporkan mengalami kerusakan dan dinilai perlu segera diperbaiki karena menjadi jalur kunjungan tim asesor UNESCO.
Pemkab Maros memperkirakan kebutuhan anggaran perbaikan mencapai seratus hingga seratus lima puluh juta rupiah..Namun, karena keterbatasan anggaran daerah, pemerintah menggandeng sejumlah BUMN melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Sementara itu, General Manager Geopark Maros-Pangkep, Dedy Irfan Bachri menyebut berbagai rekomendasi UNESCO sejak tahun 2023 telah ditindaklanjuti. Pihak pengelola optimistis kawasan karst terbesar di dunia ini masih layak mempertahankan status globalnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang menyiapkan dana hibah sebesar lima ratus juta rupiah untuk membantu pembenahan sarana dan prasarana geopark. Geopark Maros-Pangkep bukan hanya destinasi wisata alam, tetapi juga kawasan yang memiliki nilai geologi, budaya, dan edukasi yang diakui dunia internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....