Jamaah Tarekat Naqsabandiyah di Makassar Laksanakan Salat Idul Fitri 1447 H
- 19 Mar 2026 11:39 WIB
- Makassar
Poin Utama
- Salat idul fitri
Video
RRI.CO.ID, Makassar - Ratusan ummat muslim yang tergabung dalam komunitas jamaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Makasaar hari ini Kamis, 19 Maret 2026 melaksanakan salat idul fitri 1447 Hijriah. Meski masih menunggu sidang isbat dari pemerintah dalam hal ini Kementrian agama RI, untuk penentuan 1 syawal 1447 hijriah, Jamaah Tarekat Naqsabandiyah nampak sudah melaksanakan salat idul fitri yang bertepatan di 29 Ramadan 1447 Hijriah.
Ratusan orang yang berkumpul di pelataran ruko di kawasan perintis kemerdekaan ini, sontak mencuri perhatian warga yang lalu lalang. Ditemui rri, Khotib salat Id, Ustd Muh. Kemal Idris mengungkapkan jika penentuan 1 syawal dalam komunitasnya merujuk pada Rukyatul hilal global yakni berdasrkan pantauan hilal di sejumlah negara islam.
"Komunitas ini menganut paham rukyatul global yakni apabila ada salah satu negeri muslim yang sudah melihat hilal, maka itu berarti syawal sudah masuk begitu pula dengan penentuan 1 ramadhan kemrin, "ungkap Ustd. Kemal Idris. Kamis, 19 Maret 2026.
"Kemarin ada sejumlah Negara yakni di Gaza palestina, Iran kemudian di Lebanon dan juga Afagnistan yang menyaksikan bulan dan kamipun mengikut untuk rukyatul global, jadi rukyatul hilalnya kemarin, "tambahnya. Ditambahkan, selain di Makassar komunitas serupa yang juga melaksanakan salat idul fitri yakni di kota Parepare, gowa, mamuju dan di kota Palopo.
Untuk diketahui, Rukyatul Hilal Global (Rukyat Global) adalah metode penentuan awal bulan Hijriah berdasarkan kesaksian terlihatnya hilal di belahan bumi mana pun, yang kemudian diberlakukan secara umum untuk seluruh dunia. Metode ini sering dikaitkan dengan ideologi Pan-Islamisme karena menekankan persatuan umat Islam sedunia dalam satu waktu ibadah.
Beberapa kelompok atau individu menggunakan pendekatan ini dengan berpegang pada dalil syar'i untuk menyatukan awal dan akhir Ramadan serta Idul Fitri secara internasional. Dalam praktiknya di Indonesia, rukyatul hilal umumnya bersifat lokal (Rukyatul Hilal Lokal) yang dipegang oleh PBNU. Rukyat Global berpotensi menimbulkan perbedaan dengan hasil rukyat lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....