Revitalisasi Rammang-Rammang Dinilai Tidak Maksimal
- 07 Feb 2026 18:50 WIB
- Makassar
Video
RRI.CO.ID, Maros : Bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan senilai delapan miliar rupiah untuk revitalisasi wisata Rammang-Rammang kembali menuai sorotan, pasalnya
Bantuan yang dikucurkan pada tahun dua ribu dua puluh dua itu dinilai tidak maksimal dan diduga tidak sesuai spesifikasi.
Kepala Dusun sekaligus Bendahara Pokdarwis Rammang-Rammang, Haji Abd Kadir, menyebut sejumlah fasilitas kini mengalami kerusakan parah, terutama jalan setapak berbahan kayu, Jumat 6 Februari 2026.
Ia mengatakan, kayu yang digunakan mudah lapuk dan membahayakan pengunjung, sehingga harus beberapa kali diperbaiki secara mandiri meski belum dilakukan serah terima. Bahkan/ biaya perawatan disebut mencapai sekitar empat puluh juta rupiah setiap bulan.
Sementara itu, pemerhati lingkungan dan pariwisata, Iwan Dento, menilai proyek tersebut kurang tepat sasaran karena hanya berfokus di Kampung Berua.//Ia juga menyoroti pembangunan penginapan yang dinilai berpotensi menjadi pesaing homestay milik warga, serta renovasi dermaga yang dianggap tidak sesuai prioritas.
Menanggapi hal itu, mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Maros, Ferdiansyah, menegaskan bahwa bantuan tersebut telah melalui berbagai tahapan pengawasan, mulai dari pendampingan kejaksaan, klarifikasi kepolisian, pemeriksaan BPK, hingga pendampingan inspektorat. Ia juga menyebut bantuan tersebut berbentuk hibah barang..
Perbincangan terkait efektivitas bantuan ini pun masih terus menjadi perhatian masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....