Bantuan Rp8 Miliar Revitalisasi Rammang-Rammang Dinilai Tak Maksimal
- 04 Feb 2026 22:09 WIB
- Makassar
Video
RRI.CO.ID, Maros - Bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berupa dana hibah senilai Rp 8 Miliar untuk revitalisasi wisata Rammang-Rammang kembali menuai sorotan. Pasalnya Bantuan yang dikucurkan pada tahun dua ribu dua puluh dua itu dinilai tidak maksimal dan diduga tidak sesuai spesifikasi.
Kepala Dusun sekaligus Bendahara Pokdarwis Rammang-Rammang, Haji Abd Kadir, menyebut sejumlah fasilitas kini mengalami kerusakan parah, terutama jalan setapak berbahan kayu.
Ia mengatakan, kayu yang digunakan mudah lapuk dan membahayakan pengunjung, sehingga harus beberapa kali diperbaiki secara mandiri meski belum dilakukan serah terima.Bahkan biaya perawatan disebut mencapai sekitar empat puluh juta rupiah setiap bulan.
Sementara itu, pemerhati lingkungan dan pariwisata, Iwan Dento, menilai proyek tersebut kurang tepat sasaran karena hanya berfokus di Kampung Berua.//Ia juga menyoroti pembangunan penginapan yang dinilai berpotensi menjadi pesaing homestay milik warga, serta renovasi dermaga yang dianggap tidak sesuai prioritas..
Menanggapi hal itu, mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Maros,Muh Ferdiansyah, menegaskan bahwa bantuan tersebut telah melalui berbagai tahapan pengawasan, mulai dari pendampingan kejaksaan, klarifikasi kepolisian, pemeriksaan BPK, hingga pendampingan inspektorat.
Ia juga menyebut bantuan tersebut berbentuk hibah barang. Perbincangan terkait efektivitas bantuan ini pun masih terus menjadi perhatian masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....