Pura Agung Cakra Bhuwana Diresmikan, Perkuat Harmoni Umat

  • 04 Feb 2026 21:35 WIB
  •  Makassar
Video

RRI.CO.ID, Maros : Upacara Malaspas sekaligus peresmian penggunaan Pura Agung Cakra Bhuwana di lingkungan Brigif Para Raider 3/3 Kostrad Kariango, Kabupaten Maros, berlangsung khidmat dan penuh makna. 

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Mayjen TNI Purnawirawan Wisnu Bawa Tenaya, jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, pimpinan TNI, serta umat Hindu dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Wisnu Bawa Tenaya menjelaskan filosofi Dewatan Awasanga, konsep ketuhanan dalam ajaran Hindu yang diyakini hadir di delapan penjuru mata angin dan ada di seluruh wilayah Indonesia.

 Ia menegaskan bahwa yang terpenting bukan hanya keberadaan pura secara fisik, tetapi kesadaran umat untuk selalu mengingat Tuhan Yang Maha Kuasa, orang tua, dan leluhur. 

Ia juga mengajak umat Hindu di Sulawesi Selatan untuk menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta mendukung pemerintah dalam membangun daerah dan bangsa agar semakin maju dan harmonis. 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menyebut peresmian Pura Agung Cakra Bhuwana sebagai cerminan komitmen menghadirkan rumah ibadah yang layak bagi umat Hindu.

Menurutnya, kedekatan umat dengan ajaran agamanya menjadi kunci terciptanya daerah yang damai, tenteram, dan sejahtera, sekaligus menjadi simbol kuatnya kerukunan umat beragama di Sulawesi Selatan.

Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Sulawesi Selatan, I Gede Durahman, menuturkan bahwa Pura Agung Cakra Bhuwana dibangun sejak tahun 2018 untuk melayani sekitar 15 ribu umat Hindu di Makassar, Maros, Pangkep, Barru, dan Gowa. 

Pura ini memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi dengan anggaran pembangunan sekitar 3,5 miliar rupiah, yang bersumber dari bantuan pemerintah daerah serta swadaya umat.

Menurutnya, kehadiran pura ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di pura lain, sekaligus menjadi ruang ibadah, meditasi, dan pusat penguatan kerukunan antarumat beragama.

Pura Agung Cakra Bhuwana juga terbuka bagi umat Hindu di sekitar lokasi dengan tetap mengikuti aturan dan tata etika yang berlaku.

Peresmian ditutup dengan doa bersama serta ajakan untuk terus memperkuat persaudaraan, toleransi, dan semangat kebangsaan dalam bingkai Pancasila.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....