IPMIL Luwu Raya Desak Diskresi Pemekaran Provinsi Baru
- 31 Jan 2026 08:40 WIB
- Makassar
Video
RRI.CO.ID, Makassar: Beberapa hari terakhir akses jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan daerah Luwu Raya ditutup, dimana massa pengunjuk rasa menuntut pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Luwu Raya. Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Raya (IPMIL Raya) menyatakan mereka meminta adanya diskresi pembentukan DOB, agar pemekaran bisa dilakukan.
Hal ini diungkapkan Ketua IPMIL Luwu Yandi, usai menghadiri pertemuan bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, bersama empat Kepala daerah se Luwu Raya, Kamis 28 Januari 2026 malam di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Ia menilai pertemuan yang dilakukan bersama gagal dan sifatnya normatif, serta sosialiasi padahal dari IPMIL Raya dan masyarakat Luwu Raya berharap ada sesi diskusi yang mengarah pada pengawalan pemekaran Luwu Tengah, kalau kemudian ada moratorium
Yandi menyatakan yang diinginkan adanya diskresi untuk pemekaran, bukan menunggu moratorium dicabut, dan memastikan perjuangan akan tetap berlanjut dengan melakukan aksi kembali.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan pertemuan ini membahas apa yang sudah lama diperjuangkan oleh teman-teman di Luwu Raya, dan pada prinsipnya ebijakan ini berada di pusat dan sampai saat ini masih moratorium, kebijakan DOB diperuntukkan buat daerah yang ada Proyek Strategis Nasional seperti di Papua.
"Tapi itu kan kebijakan pusat, kami sebagai wakil pemerintah pusat tentu hanya bisa melaksanakan apa yang menjadi kebijakan dari pusat. Jadi anggota DPR RI dari Luwu Raya bisa menjadi perpanjangan tangan untuk bagaimana mengetahui update di pusat. Sampai sekarang kami di daerah hanya menunggu sifatnya, karena kewenangannya bukan di daerah," paparnya. (RRI/Iin Nurfahraeni)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....