Evakuasi Korban ATR 42-500 Jalur Ekstrem Ikuti Petunjuk Warga
- 19 Jan 2026 15:24 WIB
- Makassar
Video
KBRN, Pangkep : Proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Evakuasi dilakukan melalui jalur ekstrem berdasarkan petunjuk masyarakat setempat, Senin 19 Januari 2026.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan jalur yang digunakan saat ini merupakan akses yang biasa dilalui warga menuju lokasi ditemukannya korban.
Hingga kini, delapan personel SAR masih bertahan di lokasi untuk menjaga posisi korban. Upaya evakuasi sebelumnya sempat dilakukan melalui jalur atas, namun terkendala cuaca ekstrem.
Karena itu, tim SAR memutuskan menggunakan jalur alternatif yang ditunjukkan oleh masyarakat.
Andi Sultan menegaskan, tim yang diberangkatkan tidak hanya melakukan pencarian, tetapi juga difokuskan pada proses evakuasi korban yang telah ditemukan. Hingga saat ini, baru satu korban yang berhasil ditemukan dan belum ada penambahan korban lainnya.
Sementara itu, Asisten Perencanaan Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Infantri Abi Kusnianto, menyebut kondisi medan pencarian sangat terjal dan jarang dilalui masyarakat.
Untuk memperluas pencarian, empat tim gabungan dikerahkan menyisir hingga ke dasar jurang dari arah selatan melalui wilayah Maros.
Seluruh tim evakuasi dibekali perlengkapan khusus mountaineering dan personel terlatih untuk menghadapi medan ekstrem. Proses pencarian dan evakuasi akan terus dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....