HAB Ke-80, Kemenag RI Memperkuat Kerukunan Beragama
- 03 Jan 2026 15:32 WIB
- Makassar
Video
KBRN, Makassar : Kementerian Agama Sulawesi Selatan memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI Ke-80 dalam upacara di Lapangan MAN 2 Jalan Andi Pangerang Pettarani Kota Makassar, Sabtu (3/01/2027). Upacara HAB Kementerian Agama tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut dipimpin Kepala Biro Kesra Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Erwin Sodding.
Upacara diikuti seluruh ASN lingkup Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Kemenag Kota Makassar, Balai Diklat Keagamaan Makassar, serta Balai Litbang Agama Makassar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulsel H. Ikbal Ismail, para pejabat eselon III Kanwil Kemenag dan Kemenhaj Sulsel, Kepala Balai Litbang Keagamaan Makassar, Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar, Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar, serta seluruh ASN.
Amanat Menteri Agama RI Nasaruddin Umar yang dibacakan Kepala Biro Kesra Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, ditegaskan bahwa peringatan HAB ke-80 mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang menegaskan kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang produktif untuk mendorong kemajuan bangsa.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan Ali Yafied mengatakan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 menjadi momentum dalam merefleksikan perjalanan panjang Kemenag dalam menjalin dan memelihara harmoni kehidupan beragama.
Tema HAB ke-80 ini mengajak kita semua untuk memperkuat sinergi dan menjaga kerukunan sebagai fondasi kemajuan bangsa. ASN Kemenag harus hadir dengan kerja nyata, berintegritas, dan memberi dampak langsung bagi umat,"Kata Ali Yafied
Juga menegaskan kerukunan umat beragama harus dimaknai lebih luas dari sekadar tidak adanya konflik dan justru menjadi energi bersama dalam membangun bangsa. Begitupun perbedaan agama, suku, dan ras, merupakan realitas yang harus dirajut menjadi kekuatan kolektif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....