Rencana Putus Akses Jembatan Pakere Picu Kekhawatiran Orangtua

  • 06 Des 2025 14:41 WIB
  •  Makassar
Video

KBRN, Maros : Warga Dusun Bontokamase resah dengan rencana pembongkaran jembatan penghubung utama yang kondisinya sudah dinilai sangat membahayakan.

Jembatan ini merupakan akses vital bagi warga untuk menuju sekolah, tempat kerja, hingga pusat Kabupaten Maros. Salah seorang warga, Ida, mengaku belum mendapat kepastian terkait akses alternatif ketika jembatan itu diputus.

Ia menyebut informasi sementara menyatakan pemerintah akan menyediakan rakit dan perahu karet khusus untuk pelajar. Namun warga meragukan keamanannya, terutama saat hujan dan air sungai meluap.

Dari sisi pendidikan, warga juga menolak rencana pemindahan atau penggabungan siswa ke sekolah lain yang jaraknya lebih jauh, seperti ke Rumbiah, Simbang, atau Maros

Dalam rapat bersama pihak sekolah, sekitar 160 orang tua murid menyatakan keberatan karena alasan jarak dan keselamatan. Kepala SMPN 23 Maros, Hambali, menjelaskan bahwa jalur darat lain sebenarnya tersedia, namun rutenya jauh lebih panjang dan kurang ideal bagi pelajar.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Maros, Zainuddin, menegaskan bahwa opsi penggabungan sementara siswa dipertimbangkan demi keselamatan, mengingat kondisi jembatan yang sangat rawan. Di sisi lain, Jembatan Pakere yang beberapa waktu lalu nyaris putus masih terus dilalui warga meski sangat berisiko.

Dinas Pendidikan menyatakan seluruh opsi mulai dari pemindahan sementara, penggabungan pelajar, hingga penyediaan sarana penyeberangan darurat.masih dimatangkan sambil menunggu perbaikan jembatan oleh pemerintah daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....