Pemerintah Siapkan Penyeberangan Darurat Pasca Jembatan Bohari Ambruk

  • 22 Nov 2025 10:30 WIB
  •  Makassar
Video

KBRN, Maros : Upaya darurat terus dilakukan pasca Jembatan Haji Bohari di Pakere, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros ambruk akibat tergerus arus sungai. Pemerintah Kabupaten Maros bersama tim teknis Provinsi Sulawesi Selatan sudah turun mengecek kondisi jembatan yang kini tak lagi aman dilalui warga.

Kepala Dinas PU-PKP Maros, Muhammad Alfian Amri, memastikan langkah penanganan awal segera dimulai agar akses warga tidak terputus terlalu lama, Jumat (21/11/2025) sore.

Alfian mengingatkan masyarakat untuk tidak melintas di sekitar jembatan karena struktur bawahnya telah rapuh dan berisiko runtuh sewaktu-waktu.

Untuk mendukung mobilitas warga, terutama pelajar, pemerintah menyediakan perahu karet sebagai akses penyeberangan darurat.

Kepala Desa Tanete, Takbir, menyebut fasilitas ini akan stand by menyesuaikan kondisi cuaca.7

Meski ada penanganan darurat, warga tetap meminta kepastian pembangunan. Tokoh masyarakat Tanete, Masdar, menegaskan warga sudah terlalu banyak menerima janji tanpa bukti nyata di lapangan.

Keresahan juga disampaikan warga Pakere, Fatmawati Nur, yang berharap survei pemerintah tidak berakhir tanpa tindak lanjut.

Warga mendesak pemerintah memberikan kejelasan jadwal pembangunan jembatan, memastikan keselamatan penyeberangan, dan menghentikan survei tanpa realisasi.

Jembatan Haji Bohari menjadi akses vital mendukung kegiatan ekonomi dan pendidikan warga.

Mereka berharap perbaikan segera dilakukan agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....