Makna dan Pencipta Lagu Mengheningkan Cipta
- 14 Agt 2024 14:13 WIB
- Makassar
KBRN,Makassar: Lagu "Mengheningkan Cipta" juga jadi salah satu lagu wajib nasional yang harus dinyanyikan dalam setiap proses upacara bendera,sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan bangsa Indonesia.
Dilansir dari laman IDNtimes.com lagu “Mengheningkan Cipta” diciptakan oleh Truno Prawit, komposer musik asal Solo yang lahir tahun 1915. Tak hanya jadi seniman, ia juga merupakan tokoh sejarah yang aktif mengasah bakatnya dalam bermusik di Staf Musik Kraton Surakarta.
Saat melaksanakan upacara bendera, lagu "Mengheningkan Cipta" ini biasanya dilantunkan setelah proses pengibaran bendera. Peserta upacara diminta untuk menundukkan kepala dengan khidmat ketika lagu tersebut dimulai.
Menurut sejarah, lagu “Mengheningkan Cipta” pertama kali dinyanyikan saat upacara peringatan Hari Pahlawan di Ambon oleh Presiden RI Soekarno tahun 1958 lalu sekaligus tempat pengumpulan dukungan untuk pembebasan Irian Barat.
Sejak saat itulah menyanyikan lagu ciptaan Truno Prawit ini menjadi ritual wajib dalam pelaksanaan upacara bendera di setiap jenjang pendidikan. Tak hanya itu, “Mengheningkan Cipta” juga dinyanyikan ketika memperingati HUT Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus tiap tahunnya.
Secara keseluruhan, lagu ini memiliki makna agar kita bersyukur atas Kemerdekaan Indonesia yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Namun, jika ditelisik lagi, ada beberapa makna terselubung yang ingin disampaikan oleh pencipta lagu.
Misalnya, terdapat lirik “Nan gugur remaja diribaan bendera” dan “Bela nusa bangsa”. Arti lirik tersebut menunjukkan bahwa pahlawan adalah orang yang rela gugur untuk memperjuangkan bendera merah-putih dan membela Indonesia.
Tak hanya itu, melalui dua lirik itu, Prawit seperti ingin menyampaikan kalau “pahlawan sejati” adalah sosok yang pemberani dan rela berkorban demi membela nusa dan bangsa.
Selain itu, di dua bait terakhir, yakni “Kau Cahya Pelita” dan “Bagi Indonesia merdeka”, mengibaratkan pahlawan sebagai lampu yang memberikan cahaya terang untuk menuntun Indonesia menjadi negara yang merdeka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....