Asap Tebal Kepung Waduk Nipa-Nipa, Damkar Maros Kerahkan Satu Armada
- 28 Sep 2026 19:54 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Kepulan asap hitam mendadak membumbung tinggi dari kawasan Waduk Nipa-Nipa, Dusun Ballapati, Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Senin 28 September 2026 siang. Asap tebal bahkan sempat menghalangi jarak pandang pengendara yang melintas di jalan poros depan waduk.
Kondisi tersebut membuat warga sekitar panik dan segera melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran. Laporan diterima sekitar pukul 10.20 WITA. Hanya berselang dua menit, armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Maros bergerak menuju lokasi.
Petugas tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) sekitar pukul 10.37 WITA dan langsung berjibaku mengendalikan kobaran api. Kasi Sarpras dan Informasi Damkarmat Maros, M. Ilham Halim, mengatakan satu unit armada pemadam dikerahkan bersama enam personel untuk melakukan pemadaman.
Tim tersebut terdiri dari Ikra Alifkhan sebagai pengemudi, Alamsyah, Nur Ilham, serta tiga anggota Danton 1, yakni Muh Basri, Anshar Ardiansyah dan Khaerul Ramadhan. “Proses pemadaman dan pendinginan mulai dilakukan pada pukul 10.38 WITA,” kata Ilham.
Kobaran api diketahui membakar lahan dengan luas kurang lebih satu hektare. Petugas harus bekerja selama sekitar empat jam untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan, api akhirnya berhasil dikuasai sepenuhnya sekitar pukul 14.30 WITA. “Penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian subjek terdampak dalam insiden tersebut,” ungkapnya.
Damkarmat Maros kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang kering.
Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan dan berhati-hati ketika beraktivitas di kawasan yang dipenuhi vegetasi kering.
Cuaca panas yang disertai angin kencang dapat membuat api dengan cepat merambat dan meluas, sehingga kebakaran kecil berpotensi berubah menjadi kebakaran lahan yang lebih besar. Petugas juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....