Jangan Bekukan Daging Berkali-kali, Bapanas Ingatkan Risiko Penurunan Kualitas

  • 05 Sep 2026 17:37 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Proses pencairan atau thawing membuat kondisi bahan pangan lebih rentan terhadap pertumbuhan mikroba. Karena itu, daging sebaiknya disimpan dalam porsi sekali masak.

Demikian disampaikan Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional, Apriyanto Dwi Nugroho, dalam perbincangan bersama RRI lewat Program Beranda Astacita, Sabtu, 5 September 2026

“Pembekuan berkali-kali terhadap pangan asal hewan itu sebaiknya dihindari di rumah,” ujarnya.

Badan Pangan Nasional mengimbau masyarakat membagi daging sesuai kebutuhan sebelum disimpan dalam lemari pendingin. Cara tersebut penting untuk menghindari proses pencairan dan pembekuan berulang yang dapat menurunkan kualitas pangan.

Host : Arty Alfiart (Sunarti Tasik Malillin) bersama Narasumber Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional, Apriyanto Dwi Nugroho, dalam perbincangan bersama RRI lewat Program Beranda Astacita, Sabtu, 5 September 2026

Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional, Apriyanto Dwi Nugroho, mengatakan daging yang dibeli dalam jumlah banyak sebaiknya langsung diporsikan sesuai kebutuhan sekali masak.

“Baiknya itu dipotong kecil-kecil untuk sekali masak. Misalnya kita masak seperempat, jadi kita potong jadi empat,” kata Apriyanto.

Menurutnya, pembagian porsi membuat masyarakat tidak perlu mencairkan seluruh daging ketika hanya membutuhkan sebagian. Daging yang sudah dicairkan kemudian dibekukan kembali sebaiknya dihindari.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencairkan seluruh persediaan daging hanya untuk mengambil sebagian. Daging yang telah dibagi sesuai porsi dapat langsung dikeluarkan sesuai kebutuhan.

“Pembekuan berkali-kali itu akan merusak bahan pangan,” katanya.

Apriyanto menambahkan, masyarakat juga perlu menjaga kebersihan tempat penyimpanan daging. Pengelolaan yang tepat di tingkat rumah tangga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan pangan sebelum bahan makanan diolah dan dikonsumsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....