Kue Lapis Legit, Manisnya Akulturasi Eropa - Indonesia
- 31 Agt 2026 14:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Lapis legit menjadi salah satu kue Nusantara yang memperlihatkan pertemuan budaya Eropa dan Indonesia. Kue berlapis ini berkembang pada masa kolonial dan kemudian memperoleh sentuhan bahan serta cita rasa lokal.
Lapis legit dikenal dengan nama spekkoek dan memiliki teknik pembuatan yang berbeda dari kue tradisional lainnya. Adonan dipanggang lapis demi lapis hingga menghasilkan tekstur padat dengan tampilan berlapis.
Mengutip dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, lapis legit merupakan adaptasi kuliner Belanda. Bahan dan cita rasanya kemudian disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia hingga dikenal sebagai kue khas Indonesia.
Berdasarkan sumber dari RRI, lapis legit berkembang dari spekkoek yang diperkenalkan pada masa kolonial Belanda. Kue tersebut kemudian mendapat sentuhan rempah Indonesia seperti kayu manis, pala, dan cengkeh.
Teknik memanggang menjadi salah satu pengaruh Eropa yang menonjol dalam pembuatan lapis legit. Setiap lapisan adonan dipanggang secara bertahap hingga menghasilkan puluhan lapisan tipis.
Bahan utamanya antara lain kuning telur, tepung terigu, gula, mentega, serta berbagai rempah aromatik. Perpaduan tersebut menghasilkan rasa manis, gurih, lembut, sekaligus kaya aroma rempah.
Proses pembuatannya membutuhkan ketelitian karena setiap lapisan harus matang sebelum adonan berikutnya ditambahkan. Karena itu, lapis legit dikenal sebagai kuliner yang membutuhkan waktu, keterampilan, dan kesabaran.
Lapis legit kemudian berkembang menjadi bagian dari berbagai perayaan masyarakat Indonesia. Kehadirannya menunjukkan bahwa akulturasi tidak selalu menghapus budaya lama, tetapi dapat melahirkan tradisi baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....