PWI Sulsel Tegaskan Kendali Organisasi Daerah Berada di Bawah Provinsi
- 24 Agt 2026 15:11 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID.Makassar - Makassar: Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan, Ir. H. Suwardi Thahir, M.I.Kom, menegaskan seluruh gerak langkah, kebijakan, dan kewenangan PWI di tingkat kabupaten/kota berada di bawah komando PWI Provinsi Sulsel. Penegasan itu disampaikan dalam diskusi dan koordinasi bersama jajaran pengurus PWI Sulsel serta perwakilan daerah di Warkop Sami, Panakkukang, Makassar, Minggu 23 agustus 2026.
Suwardi didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulsel, H. Mappiar, mengatakan kepengurusan daerah yang telah berakhir masa baktinya menjadi perhatian serius organisasi. Menurutnya, PWI Sulsel bergerak cepat melakukan pembenahan, termasuk mengambil alih sementara kendali organisasi di daerah yang mengalami kekosongan kepemimpinan.
“Untuk sementara, kendali organisasi yang kosong diambil alih langsung oleh PWI Provinsi,” tegas Suwardi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan sekaligus menjaga tertib struktur dan kewenangan organisasi.
Dinamika internal yang terjadi di tubuh PWI Kabupaten Wajo juga menjadi salah satu perhatian utama PWI Sulsel. Selain Wajo, sejumlah daerah seperti Soppeng dan Bone kini berada dalam pengawasan khusus untuk memastikan proses pembenahan organisasi berjalan sesuai ketentuan.
Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulsel, H. Mappiar, mengatakan pihaknya segera menunjuk Pelaksana Harian atau Plh untuk PWI Wajo. Penunjukan tersebut dinilai penting agar kegiatan organisasi tetap berjalan sembari menunggu penyempurnaan struktur kepengurusan baru.
Mappiar menambahkan, PWI Sulsel akan melakukan evaluasi dan pembinaan secara intensif terhadap kepengurusan di daerah. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat terbentuknya kepengurusan definitif sekaligus menjaga keberlanjutan program kerja organisasi.
Ia pun mengimbau seluruh konstituen PWI di daerah untuk tetap solid dan menjunjung tinggi profesionalisme jurnalistik. Mappiar mengingatkan, dinamika internal jangan sampai menimbulkan perpecahan yang dapat mencederai nama baik PWI serta merusak citra pers di mata masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....