PPs UNM Siapkan Insan Akademik yang Tangguh, Inovatif dan Berdampak bagi Negeri
- 21 Agt 2026 12:39 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID. Makassar — Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (PPs UNM) telah menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2026 pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, sistem pendidikan, kebijakan kampus, serta berbagai fasilitas pendukung selama menjalani studi di Pascasarjana UNM.
Menurut Ketua Panitia, Dr. Anas Arfandi, S.Pd., M.Pd, jumlah mahasiswa baru PPs UNM tahun 2026 sebanyak 101 mahasiswa yang berasal dari lima program studi, yakni Program Studi Ilmu Pendidikan (S3), Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (S3), Pendidikan Vokasi Keteknikan (S3), Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (S2), serta Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (S2). "Kami berharap agar mahasiswa baru pasca PKKMB ini, dapat mengenali lingkungan kampusnya dan dapat beradaptasi dengan seluruh civitas akademika, sehingga dapat lebih mudah dalam proses pembelajarannya," ungkap Anas.
Direktur PPs UNM, Prof. Dr. Ir. A. Muhammad Idkhan, S.T., M.T., IPM., IPU, menjelaskan bahwa pentingnya kemampuan manajemen waktu dan integritas akademik bagi mahasiswa pascasarjana. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan studi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kedisiplinan dalam mengatur waktu serta komitmen terhadap nilai-nilai integritas.
“Mahasiswa harus mampu mengelola waktu dengan baik agar setiap tahapan akademik dapat diselesaikan sesuai target. Selain itu, integritas menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter mahasiswa yang bertanggung jawab, disiplin, dan profesional,” ujarnya.
Ia berharap mahasiswa baru dapat menjalani proses pendidikan dengan optimal sehingga mampu menyelesaikan studi tepat waktu dan menjadi insan akademik yang tangguh, inovatif, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa. Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan PPs UNM, Prof. Dr. Risma Niswaty, S.S., M.Si, menyatakan bahwa penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Pascasarjana UNM mencakup proses akademik, capaian pembelajaran, serta arah pengembangan PPs UNM yang tertuang dalam visi, misi, tujuan, dan strategi institusi., sehingga mahasiswa dapat beradaptasi dengan sistem akademik yang akan dijalani serta kompetensi yang harus dicapai selama masa studi.
Sementara itu, Wakil Direktur II Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Nurhikmah H., M.Si, menambahkan bahwa kebijakan terkait sarana dan prasarana serta pengelolaan keuangan di lingkungan PPs UNM, sehingga mahasiswa dapat memahami peluang pendanaan pendidikan, termasuk beasiswa S2 dan S3 serta bantuan riset penyelesaian studi. “Mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan peluang yang tersedia agar mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu,” jelasnya.
Selain memahami tentang akademik dan kelembagaan, mahasiswa baru diharapkan dapat menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan. Berdasarkan amanat Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024, keberadaan Satgas PPKPT tidak hanya berfokus pada pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, tetapi juga mencakup kekerasan fisik, kekerasan psikis, perundungan, diskriminasi, intoleransi, serta kebijakan yang mengandung unsur kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Hal ini sesuai dijelaskan Dr. Muhammad Nur Abdullah, M.Pd , sebagai bagian dari Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT).
Bustang, S.Pd., M.Sc., Ph.D. menjelaskan bahwa mahasiswa baru dapat mengenai layanan dan pemanfaatan fasilitas Perpustakaan UNM, menyediakan akses berbagai sumber literatur internasional melalui database ScienceDirect dan Springer yang dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademika melalui jaringan/IP UNM di seluruh area kampus maupun menggunakan akun resmi dengan domain UNM. Khusus untuk ScienceDirect, mahasiswa dapat mengakses publikasi ilmiah lima tahun terakhir, sedangkan melalui Springer tersedia akses terhadap berbagai literatur yang mendukung kebutuhan akademik dan penelitian.
Melalui pelaksanaan PKKMB 2026, PPs UNM berharap mahasiswa baru memiliki bekal yang memadai dalam memahami sistem akademik, tata kelola, fasilitas, serta budaya pembelajaran di lingkungan Pascasarjana UNM. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjalani proses pendidikan secara profesional dan menghasilkan karya akademik yang inovatif serta berdampak bagi negeri.
Pasca PKKMB, mahasiswa baru mulai mengenali kampus dengan berinteraksi dengan unsur-unsur pendukung fasilitas pembelajaran. Dimulai dengan pembagian kelas dan penyusunan mata kuliah yang diatur dalam Kartu Rencana Studi (KRS), serta kesiapan perkuliahan secara hybrid. Kaprodi Doktoral Ilmu Pendidikan, Prof. Dr. Abdullah Pandang, M.Pd, berharap agar mahasiswa baru ini dapat lebih adaptif dan berproses dengan baik, sehingga dapat menyelesaikan studi tepat waktu.
"Diharapkan jangan sampai ada yang tertinggal, sehingga berujung pada DropOut. Jadi yakinkan dari awal bahwa terus berproses sesuai dengan target pencapaan penyelesaian studi dengan baik," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....