Basri Kajang Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

  • 04 Agt 2026 14:23 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Basri Kajang akhirnya menyampaikan pernyataan terbuka kepada publik melalui sebuah video berdurasi sekitar dua menit. Video tersebut berisi permohonan maaf atas polemik yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir.

Permintaan maaf itu ditujukan kepada Bupati Gowa Husniah Talenrang, masyarakat Kabupaten Gowa, keluarga adat Kerajaan Gowa, serta para tokoh masyarakat. Basri berharap penyampaiannya dapat menjadi awal penyelesaian persoalan yang terjadi, Selasa, 4 Agustus 2026.

Nama Basri Kajang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah muncul dalam sidang Panitia Khusus Hak Angket DPRD Gowa. Sidang tersebut berkaitan dengan dugaan pengadaan seragam sekolah gratis.

Dalam perkembangannya, namanya juga kerap dikaitkan dengan Bupati Gowa Husniah Talenrang. Kondisi itu memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Dalam video yang beredar, Basri mengaku menyesali situasi yang telah berkembang.

Ia mengatakan polemik tersebut seharusnya tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. "Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya Bupati Gowa, keluarga adat Kerajaan Gowa, dan para tokoh masyarakat atas kegaduhan yang terjadi," ujar Basri.

Basri juga mengakui terdapat kekhilafan dalam tindakan maupun prasangka yang muncul dari dirinya. Menurutnya, hal tersebut telah memicu ketidaknyamanan di tengah masyarakat Kabupaten Gowa.

Ia menyadari dampak yang timbul tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga keluarga besar Bupati Gowa. "Saya mengakui segala kehilafan yang telah menimbulkan kegaduhan," katanya.

Selain menyampaikan permintaan maaf, Basri memastikan akan bersikap kooperatif dalam proses hukum yang sedang berjalan. Ia menyatakan siap memenuhi setiap tahapan pemeriksaan yang dilakukan penyidik.

Basri menegaskan tidak akan menghindari proses hukum. "Saya akan kooperatif dan siap menghadiri pemeriksaan oleh penyidik," ucapnya.

Basri menyebut dirinya akan memenuhi panggilan penyidik Polda Sulawesi Selatan dalam waktu dekat. Ia memperkirakan kehadirannya dilakukan paling lambat tiga hari ke depan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap proses penegakan hukum. Ia berharap seluruh proses dapat berlangsung secara profesional dan objektif.

Menurut Basri, mekanisme hukum merupakan jalur yang tepat untuk menguji seluruh fakta yang ada. Ia meyakini proses tersebut akan memberikan ruang bagi semua pihak untuk memperoleh keadilan secara berimbang.

"Melalui proses hukum, saya ingin mencari keadilan dan mengurai semua persoalan agar kebenaran dapat terungkap," tuturnya. Ia pun menyatakan akan mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku.

Di akhir pernyataannya, Basri kembali memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa. Ia juga meminta doa agar proses hukum yang dihadapinya berjalan lancar, jujur, dan adil.

"Saya berharap masyarakat dapat memaafkan saya serta mendoakan agar proses hukum berjalan dengan baik demi tegaknya kebenaran dan keadilan," kata Basri. Pernyataan itu sekaligus menutup video yang disampaikannya kepada publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....