Laron Muncul di Musim Hujan? Waspadai Ancaman Rayap di Rumah Anda
- 02 Agt 2026 08:50 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar-Kemunculan laron atau rayap bersayap saat musim hujan kerap dianggap sebagai hal biasa. Namun, keberadaan serangga ini ternyata dapat menjadi tanda awal adanya infestasi rayap di sekitar atau bahkan di dalam rumah.
Dilansir dari rentokil.com. Laron merupakan fase reproduksi rayap yang telah siap membentuk koloni baru. Serangga ini biasanya keluar secara berkelompok sebelum atau sesudah hujan, lalu mengerumuni sumber cahaya seperti lampu rumah dan lampu jalan sebelum akhirnya melepaskan sayap untuk berkembang biak.
Secara fisik, laron memiliki warna cokelat muda hingga cokelat tua, panjang sekitar 8,5–9,7 milimeter, serta dua pasang sayap transparan dengan ukuran yang sama. Serangga ini juga memiliki pinggang lurus dan antena berbentuk lurus.
Kemunculan laron berasal dari koloni rayap, baik rayap tanah maupun rayap kayu kering. Rayap tanah umumnya masuk melalui pondasi bangunan, sedangkan rayap kayu kering sering ditemukan di bagian loteng atau struktur kayu rumah.
Laron biasanya muncul ketika suhu udara berada di kisaran 25–28 derajat Celsius, terutama setelah hujan atau saat cuaca hangat. Perubahan suhu menjadi pemicu utama laron keluar dari sarangnya untuk melakukan penerbangan kawin atau nuptial flight guna membentuk koloni baru.
Meski tidak beracun, tidak menggigit, maupun menyengat manusia, keberadaan laron tetap perlu diwaspadai. Banyaknya laron atau tumpukan sayap yang ditemukan di dalam maupun sekitar rumah dapat menjadi indikasi adanya serangan rayap yang berpotensi merusak bangunan.
Untuk mengurangi masuknya laron ke dalam rumah, masyarakat disarankan mematikan lampu yang tidak diperlukan pada malam hari, menutup pintu, jendela, dan ventilasi, serta segera melakukan pemeriksaan apabila laron terus bermunculan. Langkah ini penting untuk mencegah kerusakan bangunan akibat koloni rayap yang berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....