UNM Kukuhkan Enam Guru Besar pada Dies Natalis ke-65

  • 29 Jul 2026 17:49 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID. Makassar - Universitas Negeri Makassar dalam rangka Dies Natalis ke- 65 menyelenggarakan pengukuhan guru besar sebanyak enam orang, Rabu 29 Juli 2026 dan lima orang Kamis, 30 Juli 2026. Keenam guru besar tersebut, Prof. Abdul Saman, S.Pd., M.Pd , Ph.D.,Kons., Prof. Dr. Drs. Abdullah Pandang, M.Pd, Prof. Dr. Suardi, M.Pd., Prof. Dr. Ir. Muh. Rais, S.Pd., M.P., M.T., Prof. Dr. Farida Aryani, M.Pd. dan Prof.Dr. Parwoto, M.Pd di Pinisi Room Universitas Negeri Makassar.

Orasi ilmiah dari masing-masing guru besar disesuaikan dengan kepakarannya. Diantaranya, Bimbingan Konseling, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Keluarga dan Teknologi Pembelajaran.

Menurut Abdul Saman, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM dalam orasi ilmiahnya menjelaskan tentang Bentuk Perilaku Fear of Missing Out (FoMO) pada Siswa yang Kecanduan Media Sosial dan Kaitannya dengan Psychological Well-Being. "Secara psikologis, siswa dengan FoMO tinggi cenderung mengalami ketidaknyamanan emosional ketika merasa tertinggal dari aktivitas teman-temannya, menunjukkan kecemasan sosial, dan memiliki kebutuhan yang besar untuk selalu terkoneksi. Kondisi ini berdampak pada penurunan kualitas hubungan interpersonal yang sehat (positive relations), menurunnya penerimaan diri (self-acceptance), dan pada akhirnya mengurangi Psychological Well-Being mereka," jelas Abdul Saman.

Selain itu, Abdullah Pandang mengangkat judul Revitalisasi Kesantunan Berbahasa Generasi Z: Peran Strategis Mentor Sebaya dalam Ekosistem Pendidikan Abad 21. Suardi memilih judul Reimajinasi Pendidikan Keluarga.

Farida Aryani tampil dengan orasi ilmiah dengan judul From Screen to Soul: Membangun Kesehatan Mental dan Career Well-Being Generasi Muda melalui Konseling Digital. Selanjutnya, Rais Misi dalam orasi ilmiahnya menjelaskan tentang Model Pembelajaran Transformatif Terintegrasi Project Based Learning dan Pembelajaran Daring untuk Penguatan Keterampilan Belajar Abad ke- 21. Efektivitas Computer-Based Collaborative Projec Game dan Motivasi Bermain terhadap Kreativitas Anak menjadi judul orasi ilmia Parwoto.

Plt.Rektor UNM, Farida Patittingi dalam sambutannya menyampaikan bahwa semakin tinggi jabatan akademik, tapi semakin tinggi tanggung jawab untuk bangsa dan negara. "Keenam professor berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan Fakultas Teknik. Hal unik dari pengukuhan hari ini, karena ada dua guru besar yang dikukuhkan bersama adalah pasangan suami istri. Membuktikan kalau pendidikan dapat bertumbuh bersama," jelas Farida

Lebih lanjut, Farida menyampaikan bahwa seluruh orasi ilmiah yang telah disampaikan para guru besar, menunjukkan kebutuhan pendidikan dari segala lini baik dari perubahan karakter hingga pendidikan di ruang digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....