Viral Tak Lagi Jadi Tolok Ukur, Ekonomi Kreator 2026 Utamakan Komunitas

  • 28 Jul 2026 15:24 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Tren ekonomi kreator pada 2026 menunjukkan pergeseran indikator kesuksesan. Jika sebelumnya viralitas menjadi ukuran utama, kini kemampuan membangun komunitas dinilai lebih menentukan keberhasilan seorang kreator.

Dilansir dari sproutsocial.substack.com Pakar tren digital dan konsultan pemasaran, Coco Mocoe, menyebut algoritma media sosial saat ini membuat hampir siapa pun berpeluang menjadi viral. Karena itu, viralitas tidak lagi menjadi pembeda utama di antara para kreator.

Menurutnya, kreator yang mampu membangun hubungan jangka panjang dengan audiens melalui komunitas memiliki nilai yang lebih besar dibanding sekadar memperoleh jutaan tayangan dalam waktu singkat.

Pergeseran tersebut terlihat dari meningkatnya penyelenggaraan acara tatap muka, seperti diskusi, tur podcast, hingga pertemuan komunitas yang memberikan pengalaman langsung bagi pengikut. Aktivitas semacam itu dinilai mampu menciptakan loyalitas yang lebih kuat.

Selain itu, kreator juga mulai berperan sebagai kurator, yakni menghadirkan rekomendasi, pengalaman, dan ruang interaksi yang relevan bagi komunitasnya. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dalam membangun kepercayaan audiens dibanding hanya mengandalkan konten yang viral.

Coco Mocoe juga menilai konsistensi menjadi faktor penting dalam mempertahankan komunitas. Rutinitas, seperti unggahan podcast mingguan, buletin, daftar putar musik, atau kegiatan komunitas secara berkala, dinilai mampu menjaga keterlibatan audiens di tengah perubahan algoritma media sosial.

Tren ini menunjukkan bahwa keberhasilan ekonomi kreator tidak lagi semata diukur dari jumlah penayangan, tetapi dari kemampuan membangun hubungan yang berkelanjutan antara kreator, komunitas, dan merek.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....