Penguatan Toleransi Aktif Kunci Utama Merawat Keberagaman

  • 22 Jul 2026 20:24 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR - Penguatan toleransi aktif dinilai menjadi kunci utama dalam merawat keberagaman dan keberlanjutan hidup rukun di Indonesia. Pendekatan kultural ini penting agar moderasi beragama tidak hanya menjadi wacana formal di tingkat elite belaka.

Penelti pusat Riset Khazanah Agama dan Peradaban Badan Riset Inovasi Nasional BRIN, Dr. Syamsurizal kepada RRI Makassar, rabu siang 22 Juli 2026 mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia pada dasarnya memiliki akar budaya yang sangat toleran sejak dahulu. Kerukunan yang sejati membutuhkan perjumpaan dan interaksi langsung antarwarga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

"Moderasi beragama itu kan bagian dari budaya masyarakat Indonesia yang sejak dulu hidup berdampingan secara harmonis. Masyarakat kita memiliki tradisi saling menyapa dan menghargai antaragama yang sudah berlangsung lama," terangnya.

Namun demikian, ia menyebutkan bahwa toleransi tidak boleh diartikan sebagai sikap acuh tak acuh terhadap kelompok lain. Toleransi yang sehat membutuhkan dialog terbuka serta kerja sama nyata untuk menyelesaikan berbagai persoalan bersama.

"Toleransi aktif berarti ada interaksi, dialog, dan kehendak bersama untuk saling mengoreksi demi kehidupan sosial. Kita harus membikin satu kebijakan yang bisa langsung dipraktikkan di tingkat masyarakat bawah," tambahnya.

Selain itu, rekayasa sosial dan proses pembauran warga perlu didorong di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami pemisahan sosial. Program moderasi beragama dari Kementerian Agama diharapkan mampu menjangkau hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

"Kita ingin kerukunan ini berjalan nyata dan substansial di segenap aspek kehidupan masyarakat. Pemerintah dan warga harus bahu-membahu membangun ruang dialog yang inklusif untuk semua pihak," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....