ICAMI 2026 Perkuat Ketahanan Maritim Melalui Inovasi Teknologi

  • 28 Jun 2026 20:05 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - The 2nd International Conference on Advanced Maritime Interconnection (ICAMI) merupakan forum ilmiah internasional yang diselenggarakan oleh Politeknik Pelayaran Barombong sebagai wadah kolaborasi akademisi, peneliti, praktisi industri, dan pemangku kepentingan sektor maritim. Intinya, konferensi ini membahas bagaimana dunia maritim perlu memperkuat ketahanan, kompetensi SDM, pendidikan maritim, keselamatan, dan inovasi teknologi di tengah perkembangan digitalisasi, otomasi, artificial intelligence, dan dinamika industri pelayaran global

Penyelenggaraan ICAMI tahun kedua mengusung tema Advancing Maritime Resilience and Professional Capability Through Innovative Technology. Tema tersebut menegaskan pentingnya peningkatan ketahanan sektor maritim melalui pemanfaatan teknologi modern, penguatan kompetensi sumber daya manusia, serta inovasi yang mampu menjawab tantangan industri pelayaran global. Direktur Politeknik Pelayaran Barombong dalam sambutannya, Capt. Sidrotul Muntaha, M.Si., M.Mar., menyampaikan bahwa industri maritim saat ini sedang mengalami transformasi besar. Karena itu, lembaga pendidikan dan pelatihan maritim harus mampu menyiapkan calon profesional maritim yang adaptif, kompeten, inovatif, dan mampu bersaing secara global.

Beliau juga menekankan bahwa ICAMI 2026 menjadi wadah pertemuan akademisi, peneliti, praktisi, pembuat kebijakan, dan industri untuk bertukar gagasan serta mencari solusi praktis terhadap tantangan sektor maritim. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan industri dinilai sangat penting untuk membangun ekosistem maritim yang tangguh dan berdaya saing.

ICAMI menghadirkan komite ilmiah yang melibatkan pakar dari berbagai institusi maritim dunia. Di antaranya berasal dari Korea Institute of Maritime and Fisheries Technology, Liverpool John Moores University, serta akademisi dan profesional maritim dari Indonesia. Keterlibatan para ahli memperkuat kualitas proses ilmiah melalui penelaahan artikel, diskusi akademik, dan pertukaran pengalaman lintas negara.

Materi yang dibahas meliputi digitalisasi sektor maritim, analisis human factors dan kecelakaan maritim di Indonesia, kesetaraan gender dan penguatan kapabilitas profesional dalam pendidikan maritim dan karier pelaut, serta pemanfaatan AIS dan predictive analytics untuk mendukung keselamatan operasi maritim.

Kegiatan ini juga bertepatan dengan momentum Dies Natalis ke-46 Politeknik Pelayaran Barombong Yang jatuh pada 28 Juni dan Hari Pelaut Sedunia pada 25 Juni, sehingga selain menjadi forum akademik, kegiatan ini juga menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi para pelaut dan insan maritim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....