Backpacker SMPIT Ar Rasyid Makassar: Belajar dari Alam, Menumbuhkan Kemandirian

  • 25 Jun 2026 20:15 WIB
  •  Makassar

RRI CO.ID. Makassar - SMPIT Ar Rasyid kembali menggelar program unggulannya, Backpacker, yang tahun ini mengusung tema Learning Through Nature, Growing in Togetherness. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 22–24 Juni 2026, di kawasan wisata alam Lembanna, Kabupaten Gowa.

Program Backpacker merupakan agenda tahunan yang menjadi salah satu program utama SMPIT Ar Rasyid dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembelajaran di luar kelas (outdoor learning). Melalui kegiatan ini, siswa diajak belajar langsung dari alam sekaligus mengembangkan sikap mandiri, tangguh, disiplin, serta mempererat kebersamaan antarsesama.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk melatih keterampilan hidup (life skills), seperti mendirikan tenda, memasak secara mandiri, menjelajahi alam, menyelesaikan berbagai tantangan kelompok, hingga permainan yang menumbuhkan kerja sama, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab.

Kepala SIT Ar Rasyid Makassar, Nurhidayat, M.Pd., mengatakan bahwa Backpacker bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi merupakan implementasi pendidikan karakter yang selama ini menjadi bagian dari proses pembelajaran di sekolah.

"Melalui kegiatan Backpacker, kami ingin membangun kemandirian peserta didik sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk mengaplikasikan nilai-nilai pembelajaran yang telah ditanamkan di sekolah. Kegiatan ini melatih berbagai keterampilan, kerja sama tim, kepedulian, ketahanan, serta kebersamaan antarsiswa. Mereka belajar menghadapi tantangan secara langsung sambil tetap menjunjung nilai-nilai Islami," ujarnya.

Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi perhatian dalam Backpacker tahun ini adalah bakti sosial peduli lingkungan. Seluruh peserta bersama guru melakukan aksi pembersihan sampah di kawasan perkemahan Lembanna sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam. Aksi tersebut dilakukan setelah ditemukan cukup banyak sampah yang ditinggalkan oleh pengunjung yang kurang memiliki kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Nurhidayat, kegiatan bakti sosial tersebut menjadi media pembelajaran nyata agar siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari nilai-nilai keislaman sekaligus wujud kecintaan terhadap alam.

"Kami ingin siswa memahami bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Melalui kegiatan bakti sosial berupa aksi membersihkan sampah di kawasan perkemahan, mereka belajar bahwa mencintai lingkungan bukan hanya sebatas teori, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Harapannya, nilai-nilai kepedulian terhadap alam dan sesama dapat terus mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Selain menjadi sarana pembelajaran karakter, Backpacker 2026 juga menjadi momen penuh makna bagi siswa kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di SMPIT Ar Rasyid. Suasana kebersamaan, refleksi, dan rasa syukur mewarnai malam keakraban yang sekaligus menjadi ajang perpisahan bagi para siswa sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Kepala SMPIT Ar Rasyid, Muhammad Taufik Latief, S.Pd.I., menegaskan bahwa Backpacker telah menjadi salah satu value utama sekolah dalam membentuk karakter peserta didik.

"Program Backpacker dilaksanakan setiap tahun dan menjadi salah satu program unggulan SMPIT Ar Rasyid. Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya diperoleh di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata di alam terbuka. Dari kegiatan ini, siswa belajar menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, mencintai lingkungan, serta mampu bekerja sama dalam setiap keadaan. Backpacker bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik," ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mereka menikmati setiap rangkaian aktivitas, mulai dari mendaki, memasak bersama, mengikuti permainan kerja sama tim, hingga berbagi cerita di sekitar api unggun yang semakin mempererat ukhuwah antarsiswa.

Salah satu siswa, Aidin, siswa kelas VIII SMPIT Ar Rasyid, mengaku Backpacker menjadi pengalaman yang sangat berkesan baginya.

"Kegiatan ini sangat menyenangkan karena kami belajar banyak hal yang tidak kami dapatkan di dalam kelas. Kami belajar hidup mandiri, bekerja sama, saling membantu, dan menghargai teman. Yang paling berkesan bagi saya adalah saat mengikuti bakti sosial membersihkan sampah di area perkemahan. Dari situ saya semakin sadar bahwa menjaga kebersihan dan mencintai alam adalah tanggung jawab kita bersama. Saya berharap kegiatan Backpacker seperti ini terus dilaksanakan karena memberikan banyak pelajaran dan pengalaman yang tidak akan kami lupakan," tuturnya.

Melalui program Backpacker, SMPIT Ar Rasyid berharap seluruh peserta didik tidak hanya tumbuh sebagai generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, berjiwa kepemimpinan, peduli terhadap sesama, serta memiliki kecintaan terhadap alam sebagai wujud implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pengalaman belajar yang diperoleh langsung dari alam, sekolah optimistis peserta didik akan memiliki bekal karakter yang kuat untuk menghadapi tantangan di masa depan.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....