Tabur Bunga di TMP Maccopa, Polres Maros Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Negeri

  • 23 Jun 2026 09:39 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Polres Maros memilih memulai rangkaian perayaan dengan cara yang sarat makna. Di tengah suasana pagi yang tenang, ratusan personel Polri dan Bhayangkari berdiri khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Maccopa, Selasa 23 Juni 2026 untuk mengenang jasa para pejuang bangsa yang telah mendahului mereka.

Ziarah dan tabur bunga yang dipimpin langsung Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya itu bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri tentang arti pengabdian, pengorbanan, dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan bangsa.

Turut hadir Wakapolres Maros Kompol Ahmad Rosma, para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, serta ratusan personel Polres Maros dan Bhayangkari. Suasana hening menyelimuti kawasan TMP Maccopa saat upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan dimulai. Seluruh peserta menundukkan kepala dalam mengheningkan cipta, mengenang mereka yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di hadapan deretan pusara para pejuang, Kapolres Maros menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya momentum memperingati bertambahnya usia institusi Polri, tetapi juga saat yang tepat untuk meneguhkan kembali komitmen pengabdian kepada masyarakat. "Kita berdiri di sini bukan hanya sebagai anggota Polri, tetapi sebagai generasi penerus yang memiliki tanggung jawab melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan melalui pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar AKBP Douglas Mahendrajaya.

Menurutnya, setiap makam yang terbaring di TMP Maccopa menyimpan cerita perjuangan yang tak ternilai. Pengorbanan para pahlawan menjadi fondasi bagi terciptanya keamanan, kedamaian, dan stabilitas yang saat ini dinikmati masyarakat. "Keamanan yang kita rasakan hari ini tidak hadir begitu saja. Di baliknya ada darah, air mata, dan pengorbanan para pejuang bangsa. Karena itu, tugas kita adalah menjaga amanah tersebut dengan bekerja sepenuh hati untuk masyarakat," katanya.

Prosesi dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di monumen pahlawan sebagai simbol penghormatan institusi Polri kepada para pejuang yang telah gugur. Setelah doa bersama dipanjatkan, Kapolres bersama para perwira memimpin tabur bunga di atas pusara para pahlawan, diikuti seluruh peserta ziarah.

Kelopak-kelopak bunga yang berjatuhan di atas makam menjadi simbol penghargaan dan rasa terima kasih atas jasa para pejuang yang telah mengorbankan hidupnya demi kemerdekaan bangsa. Bagi Polres Maros, ziarah ini bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan juga mengingatkan bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk meneruskan semangat perjuangan tersebut dalam bentuk pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, pesan itu menjadi semakin relevan. Bahwa pengabdian seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari tugas yang dijalankan, tetapi juga dari kemampuannya menjaga kepercayaan masyarakat dan menghadirkan rasa aman bagi seluruh warga.

"Kami akan terus menjaga semangat pengorbanan dan loyalitas yang telah dicontohkan para pahlawan. Semangat itu akan menjadi energi bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik dan mewujudkan Kabupaten Maros yang aman, damai, dan sejahtera," pungkas Kapolres.

Di tengah deretan nisan yang menjadi saksi sejarah perjuangan bangsa, para anggota Polres Maros seakan diingatkan bahwa setiap pengabdian yang dilakukan hari ini adalah kelanjutan dari perjuangan panjang yang telah diwariskan para pahlawan. Sebuah warisan nilai yang terus hidup dan menjadi ruh peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....