Pinisi, Warisan Dunia Kebanggaan Indonesia
- 22 Jun 2026 22:18 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID – Makassar : Pinisi merupakan kapal tradisional yang dibuat oleh masyarakat Bugis dan Makassar sejak ratusan tahun lalu. Kapal ini dikenal memiliki kemampuan berlayar jauh melintasi perairan Nusantara.
Keahlian membuat Pinisi diwariskan secara turun-temurun oleh para perajin kapal di Sulawesi Selatan. Tradisi tersebut menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat pesisir.
Mengutip dari UNESCO, dijelaskan bahwa seni pembuatan kapal Pinisi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia. Pengakuan tersebut resmi diberikan pada tahun 2017 melalui daftar Representative List of Intangible Cultural Heritage.
Berdasarkan sumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Pinisi tidak hanya berupa kapal. Nilai budaya, pengetahuan, dan keterampilan pembuatannya juga menjadi warisan yang dilestarikan.
Pusat pembuatan Pinisi berada di wilayah Ara, Bira, dan Tana Beru, Kabupaten Bulukumba. Daerah tersebut dikenal sebagai sentra pengrajin kapal tradisional yang masih aktif hingga sekarang.
"Pengakuan UNESCO membuktikan bahwa tradisi pembuatan Pinisi memiliki nilai budaya tinggi," tulis UNESCO. Lembaga tersebut menilai keterampilan itu memperkuat identitas dan kebersamaan masyarakat pesisir.
"Keterampilan membuat Pinisi diwariskan melalui pendidikan informal dalam keluarga dan komunitas," demikian dijelaskan Kemendikbud. Proses pewarisan tersebut menjaga keberlangsungan tradisi di tengah perkembangan teknologi.
Pengakuan dunia terhadap Pinisi menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Masyarakat diharapkan terus menjaga dan melestarikan warisan budaya tersebut untuk generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....