Keutamaan Bulan Dzulhijjah yang Jarang Diketahui

  • 10 Mei 2026 08:13 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Bulan Dzulhijjah menjadi salah satu bulan paling mulia dalam kalender Islam karena di dalamnya terdapat banyak keutamaan dan amalan istimewa. Namun, masih banyak umat Muslim yang belum memahami besarnya pahala amal ibadah pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.

Dilansir dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dzulhijjah termasuk salah satu dari empat bulan haram atau bulan mulia dalam Islam. Keutamaan bulan ini disebut dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 36 yang menjelaskan adanya empat bulan haram (mulia) dalam Islam yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Rasulullah ﷺ juga menjelaskan besarnya keutamaan bulan Dzulhijjah melalui hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Beliau bersabda, “Ada dua bulan yang pahala amalnya tidak akan berkurang, yaitu Ramadhan dan Dzulhijjah.” Hadis tersebut menunjukkan bahwa Dzulhijjah menjadi salah satu waktu terbaik memperbanyak amal saleh.

Salah satu keistimewaan Dzulhijjah adalah pahala amal saleh yang disebut sangat dicintai Allah ﷻ, terutama pada 10 hari pertama. Dalam hadis riwayat HR Bukhari, Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah dibanding hari-hari tersebut.

Amalan yang dianjurkan selama Dzulhijjah antara lain puasa sunnah, terutama puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah. Puasa ini diyakini memiliki keutamaan besar karena dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang bagi yang menjalankannya dengan ikhlas.

Selain puasa, ibadah qurban juga menjadi amalan utama pada bulan Dzulhijjah. Ibadah ini mengingatkan umat Muslim pada kisah ketaatan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah ﷻ.

Dalam Al-Qur’an surat Al-Kautsar ayat 2, Allah ﷻ berfirman, “Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.” Ayat tersebut menjadi salah satu dasar penting tentang anjuran ibadah qurban bagi umat Muslim yang mampu.

Dzulhijjah juga menjadi bulan pelaksanaan ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima. Jutaan umat Muslim dari berbagai negara berkumpul di Tanah Suci untuk menjalankan rangkaian ibadah haji sebagai bentuk ketaatan kepada Allah ﷻ.

Selain memperbanyak ibadah, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak dzikir, takbir, tahmid, sedekah, dan membaca Al-Qur’an selama Dzulhijjah. Momentum ini menjadi kesempatan memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah ﷻ.

Dengan berbagai keutamaan tersebut, Dzulhijjah menjadi bulan yang penuh peluang pahala bagi umat Muslim. Karena itu, umat Muslim diimbau memanfaatkan momen ini dengan memperbanyak amal saleh dan ibadah sunnah secara konsisten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....