Disdik Sulsel Kejar 40 Ribu Anak Kembali Sekolah
- 06 Mei 2026 13:42 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Faktor ekonomi menjadi salah satu alasan anak putus sekolah. Untuk itu Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Disdik Sulsel memberikan bantuan kepada anak tidak sekolah. Demikian disampaikan Rosaeni, Kordinator Peserta Didik Dinas Pendidikan Sulsel saat berbincang bersama RRI Lewat Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, Selasa, 5 Mei 2026.
“Yang sangat krusial itu adalah faktor ekonomi,Sehingga kami dari Dinas Pendidikan bersama dengan Bapak Kepala Dinas Pendidikan itu selalu memberikan bantuan kepada anak yang tidak sekolah, bahkan anak yang kami tarik ini, anak jalanan itu, kami masukkan melalui PKBM-PKBM,” ungkap Rosaeni.
Dikatakan, bantuan yang diberikan kepada anak putus sekolah untuk Kembali mengenyam Pendidikan ialah dengan bantuan pakaian gratis, memberikan beasiswa-beasiswa kepada anak yang tidak sekolah dengan memasukkan anak tersebut melalui paket C melalui PKBM.
“kami bersama dengan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak H. Iqbal Najamuddin, kita membuat, berusaha semaksimal mungkin bagaimana kita memberikan beasiswa-beasiswa kepada anak yang tidak sekolah yang secara notabene kita sudah memasukkan anak tersebut melalui paket-paket, apakah itu paket C karena kita di bawah naungan SMA/SMK, kita memasukkan anak tersebut ke paket C melalui PKBM-PKBM,” kata Rosaeni kepada RRI.
Dikatakan, saat ini Dinas Pendidikan Sulsel telah berkolaborasi dengan 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan Bersama dengan Kadis PMD 24 kabupaten, Bappeda 24 kabupaten untuk melakukan pendataan by name by address melalui desa dan kelurahan sehingga target pemerintah sulsel sebanyak 40.0000 anak tidak sekolah bisa Kembali mengenyam Pendidikan di tahun 2026 ini.
“Salah satunya adalah kami sudah kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, 24 kabupaten, Kadis PMD 24 kabupaten, Bappeda 24 kabupaten, Kami menghimbau pendataan itu by name by address itu melalui desa dan kelurahan sehingga benar-benar kita berbuat benar-benar itu yang 40.000 kita kembalikan, namun meskipun kita ketahui bahwa tidak semudah itu 40.000 itu langsung sekaligus dalam satu tahun, tapi kita akan berusaha semaksimal mungkin data-data yang berada di Pusdatin itu kita verifikasi, kita Ver-Pal, setelah itu kita verifikasi sehingga terjadi penurunan yang sangat signifikan,” katanya kepada RRI.
Lebih lanjut Rosaeni mengatakan Disdik Sulsel juga telah melakukan uji petik di wilayah Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel untuk mencari anak-anak yang putus sekolah, mengambil data mereka dan Kembali memasukkan mereka ke sekolah apabila anak tersebut mau bersekolah.
“Kami turun di lapangan uji petik di wilayah Dinas Pendidikan Provinsi, kami bersama dengan Basosulselwiki, bersama dengan KPAJ, mencari anak-anak yang putus sekolah, kami mengambil datanya, memberikan sampel sebab terkadang di data dashboard Pusdatin ada nama namun ketika kita turun uji petik ada yang tidak terdaftar atau tidak ada datanya melalui Pusdatin, Itu yang kami ambil lalu kita kembali masukkan ke sekolah apabila anak tersebut mau bersekolah,” kata Risaeni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....