Idul Adha Jadi Momentum Syukur dan Memperbaiki Hubungan Sosial

  • 25 Apr 2026 12:38 WIB
  •  Makassar

RRI.Co.ID, Makassar - Program siaran Dialog Nuansa Fajar yang disiarkan pada Jumat, 24 April 2026 mengangkat tema “Berqurban Bentuk Syukur dan Meluruskan Hubungan yang Retak”. Dalam dialog tersebut, narasumber Dr. H Yusri Muhammad Arsyad., Lc., MA., menjelaskan bahwa ibadah qurban bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga bentuk nyata rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan.

Menurutnya, qurban mengajarkan manusia untuk ikhlas berbagi, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Nilai utama dari qurban bukan terletak pada besar kecilnya hewan yang disembelih, melainkan pada ketulusan hati dan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah.

“Berqurban adalah simbol syukur seorang hamba. Ketika seseorang mampu berbagi rezeki melalui qurban, itu menjadi bukti bahwa ia menyadari semua nikmat berasal dari Allah dan harus dimanfaatkan untuk kebaikan,” ujar Dr. Yusri Muhammad Arsyad.

Selain sebagai bentuk ibadah spiritual, qurban juga memiliki dimensi sosial yang sangat kuat. Ia menegaskan bahwa momentum Iduladha dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperbaiki hubungan yang sempat renggang, baik dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.

“Kadang hubungan retak terjadi karena ego dan kurangnya kepedulian. Qurban mengajarkan kita untuk menekan ego itu, membuka hati, dan kembali menjalin hubungan yang baik dengan sesama,” tambahnya.

Melalui tema ini, Dialog Nuansa Fajar mengajak masyarakat menjadikan Iduladha bukan hanya sebagai perayaan seremonial, tetapi sebagai momentum refleksi diri, memperkuat keimanan, serta membangun harmoni sosial yang lebih baik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....