Mengenal Jin Dasim: Sosok di Balik Keretakan Rumah Tangga
- 08 Apr 2026 07:08 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Dalam ajaran Islam, kehidupan rumah tangga bukan sekadar ikatan sipil, melainkan ibadah yang sangat dijaga kesuciannya. Namun, di balik keharmonisan keluarga, terdapat ancaman siber-spiritual dari golongan jin yang bertugas khusus merusak ikatan tersebut.
Sosok ini dikenal dengan nama Dasim, salah satu putra Iblis yang memiliki spesialisasi dalam memicu pertikaian antara suami dan istri hingga berujung pada perceraian. Fenomena perselisihan rumah tangga seringkali dianggap sebagai masalah psikologis semata. Namun, ulama menekankan adanya faktor eksternal berupa godaan setan.
Dasim bekerja dengan cara menyusup ke dalam rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya. Ia mengobarkan api cemburu, rasa benci, dan kesalahpahaman kecil menjadi pertengkaran besar. Hal ini selaras dengan misi besar Iblis yang menganggap keberhasilan memisahkan pasangan suami istri sebagai prestasi tertinggi.
Dasim merupakan salah satu dari lima keturunan Iblis yang disebutkan oleh para ulama salaf. Imam Mujahid, seorang ahli tafsir terkemuka, menjelaskan bahwa Iblis memiliki lima anak dengan tugas berbeda, dan Dasim adalah yang paling berbahaya bagi stabilitas keluarga. Keberadaannya bukan sekadar mitos, melainkan peringatan bagi setiap Muslim untuk senantiasa menjaga benteng spiritual di dalam kediaman mereka agar tidak menjadi sarang bagi jin perusak ini.
Dalil mengenai misi besar setan dalam merusak hubungan suami istri ini termaktub dalam Hadits Riwayat Muslim, di mana Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air, kemudian ia mengutus bala tentaranya. Maka yang paling dekat kedudukannya di antara mereka adalah yang paling besar fitnahnya. Salah seorang di antara mereka datang lalu berkata: 'Aku telah melakukan ini dan itu.' Iblis menjawab: 'Kamu belum melakukan apa-apa.' Kemudian salah seorang lainnya datang dan berkata: 'Aku tidak meninggalkannya hingga aku berhasil memisahkan antara dia dengan istrinya.' Maka Iblis mendekatkannya dan berkata: 'Sungguh hebat kamu!'"
Para ulama menjelaskan bahwa Dasim memanfaatkan celah saat manusia lalai. Dalam kitab Tafsir Al-Qurthubi, disebutkan bahwa jika seseorang masuk ke dalam rumah tanpa mengucapkan salam dan tanpa menyebut nama Allah saat makan, maka Dasim akan ikut masuk dan berkata kepada kawan-kawannya, "Kalian mendapatkan tempat bermalam dan makan malam." Hal inilah yang menjadi awal mula hilangnya keberkahan dalam rumah tangga, sehingga suasana rumah terasa panas dan penuh ketegangan.
Selain hadits, Al-Qur'an juga memberikan peringatan mengenai upaya sihir dan setan dalam memisahkan pasangan, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al Baqarah : 102 .
"...Maka mereka mempelajari dari keduanya (Harut dan Marut) apa yang dapat memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya..." Ayat ini menegaskan bahwa upaya memisahkan pasangan adalah perbuatan yang nyata dan telah ada sejak zaman dahulu, di mana setan dan sekutunya menjadi penggerak utama di balik layar.
Untuk membentengi diri dari gangguan Dasim, para ulama menyarankan beberapa langkah praktis sesuai sunnah. Pertama, senantiasa mengucapkan salam saat memasuki rumah meskipun rumah dalam keadaan kosong. Kedua, membaca Basmalah pada setiap aktivitas, terutama saat menutup pintu, jendela, dan wadah makanan. Ketiga, rutin membacakan Surah Al-Baqarah di dalam rumah, karena Rasulullah SAW menegaskan bahwa setan akan lari dari rumah yang dibacakan surah tersebut.
Pemahaman mengenai sosok Dasim bukanlah untuk menanamkan ketakutan, melainkan untuk meningkatkan kewaspadaan spiritual. Kesadaran bahwa ada pihak luar yang menginginkan kehancuran keluarga seharusnya membuat suami dan istri lebih bersabar, saling memaafkan, dan tidak menuruti amarah yang meledak-ledak. Dengan menghidupkan zikir dan ketaatan di dalam rumah, ruang gerak Dasim akan tertutup, sehingga sakinah, mawaddah, dan warahmah dapat terjaga dengan kokoh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....