Sambut 24 Kafilah, Maros Optimistis Raih Juara Umum MTQ

  • 02 Apr 2026 10:57 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Pemerintah Kabupaten Maros menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan berlangsung pada 10–18 April 2026. Tak sekadar sukses sebagai penyelenggara, Maros juga memasang target ambisius: meraih juara umum dalam ajang keagamaan bergengsi tersebut.

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, menegaskan bahwa seluruh persiapan terus dimatangkan, baik dari sisi teknis pelaksanaan maupun kesiapan peserta. “Target kita jelas, selain sukses pelaksanaan, Maros juga menargetkan juara umum,” ujarnya dalam jumpa pers di ruang kerjanya, Rabu 1 Maret 2026.

Ia mengakui, capaian Maros dalam MTQ sebelumnya masih berada di peringkat kedelapan. Karena itu, momentum sebagai tuan rumah diharapkan menjadi titik balik untuk meraih prestasi tertinggi.

Pelaksanaan MTQ akan diawali dengan penerimaan kafilah dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan pada 10–11 April, dilanjutkan pelantikan dewan hakim pada malam 11 April. Pembukaan resmi dijadwalkan berlangsung pada 12 April di Lapangan Pallantikang Maros dan direncanakan dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Selatan.

Sementara itu, rangkaian perlombaan akan digelar pada 13 hingga 17 April dengan mempertandingkan 11 cabang lomba. Penutupan dijadwalkan pada 18 April 2026.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta,” harapnya.

Sebagai tuan rumah, Pemkab Maros juga menyiapkan 184 unit pemondokan bagi kafilah yang tersebar di enam kecamatan, yakni Turikale, Mandai, Maros Baru, Lau, Bantimurung, dan Marusu. Selain itu, sejumlah venue lomba telah disiapkan di berbagai titik, seperti Lapangan Pallantikang, Baruga A Kantor Bupati Maros, aula pesantren, kantor camat, hingga gedung perpustakaan daerah.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) turut dilibatkan, termasuk dalam pengaturan parkir dan pendampingan kafilah. “Kami telah membagi tugas kepada OPD untuk mendampingi setiap kabupaten/kota. Ini bentuk komitmen kami agar MTQ berjalan maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros, Muhammad Nur Halik, menambahkan bahwa pelaksanaan MTQ tingkat provinsi di Maros merupakan momen langka, karena terakhir digelar sekitar 30 tahun lalu.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....