Penyebrangan Tradisional Taeng Jadi Andalan Mobilitas Warga

  • 05 Mar 2026 12:31 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar- Penyebrangan Perahu Desa Taeng, yang terletak di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, memiliki denyut nadi kehidupan yang unik berkat kehadiran penyebrangan perahu tradisionalnya. Penyebrangan ini bukan sekadar sarana transportasi, melainkan urat nadi ekonomi yang menghubungkan warga desa dengan wilayah seberang, terutama akses menuju Kota Makassar.

Dikutip dari Jurnal Ilmiah (KIMAP Unismuh) Setiap harinya, puluhan hingga ratusan warga bergantung pada jasa perahu rakit atau "pincara" untuk memangkas waktu tempuh yang jauh lebih lama jika harus memutar melalui jembatan utama yang letaknya cukup jauh. Suasana di dermaga sederhana Desa Taeng selalu tampak hidup sejak fajar menyingsing.

Para pekerja kantoran dengan motornya, pedagang pasar yang membawa keranjang dagangan, hingga anak sekolah tampak tenang menunggu giliran untuk naik ke atas rakit kayu. Keunikan dari penyebrangan ini terletak pada kemahiran para operator perahu yang dengan sigap menyeimbangkan beban kendaraan di atas papan kayu yang kokoh.

Meski terlihat sederhana, sistem transportasi air ini telah teruji oleh waktu dan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas harian masyarakat Taeng. Secara ekonomi, keberadaan penyebrangan perahu ini sangat membantu menekan biaya operasional warga.

Dengan tarif yang relatif sangat terjangkau, warga tidak hanya menghemat bahan bakar kendaraan, tetapi juga menghemat tenaga dan waktu yang berharga. Bagi warga setempat, penyebrangan ini adalah solusi cerdas di tengah keterbatasan infrastruktur jembatan permanen yang dapat diakses secara cepat.

Perputaran uang di sekitar lokasi penyebrangan juga menghidupkan warung-warung kecil milik warga sekitar, menciptakan ekosistem ekonomi mikro yang saling menguntungkan. Namun, tantangan besar sering kali muncul ketika musim penghujan tiba dan debit air sungai meningkat drastis.

Arus yang deras dan sampah kiriman menjadi risiko yang harus dihadapi oleh para penyedia jasa penyebrangan. Keamanan tetap menjadi prioritas utama, di mana para operator biasanya akan sangat waspada atau bahkan menghentikan operasional sementara jika kondisi sungai dianggap membahayakan.

Hal ini menunjukkan adanya kearifan lokal dalam membaca tanda-tanda alam demi keselamatan bersama di atas aliran sungai. Harapan besar warga Desa Taeng ke depannya adalah adanya perhatian lebih terhadap aspek keamanan transportasi air ini tanpa menghilangkan nilai tradisionalnya.

Meski pembangunan jembatan permanen di masa depan mungkin saja mengubah lanskap transportasi, cerita tentang perahu penyebrangan Taeng akan selalu memiliki tempat spesial dalam ingatan kolektif warga. Penyebrangan ini adalah bukti nyata kegigihan masyarakat dalam mengatasi jarak dan mempererat konektivitas antarwilayah dengan cara yang paling bersahaja namun penuh makna.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....