Dinas Pertanian dam Ketahanan Pangan Maros Kehilangan Sosok Teladan
- 04 Mar 2026 15:16 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Langit Maros seakan ikut berduka. Suasana haru menyelimuti jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros saat keluarga besar instansi tersebut berkumpul untuk melepas salah satu sosok terbaiknya, Almarhum H. Azhar, S.Sos., MM. Kepergian H. Azhar bukan sekadar kehilangan seorang aparatur sipil negara.
Ia adalah figur yang selama ini dikenal sebagai pribadi bersahaja, pekerja keras, dan penuh tanggung jawab dalam mengemban amanah sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros. Almarhum mengembuskan napas terakhir pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 12.24 WITA. Kabar duka tersebut cepat menyebar dan mengundang rasa kehilangan mendalam, tidak hanya dari kalangan pegawai lingkup dinas, tetapi juga masyarakat yang mengenalnya sebagai pribadi ramah dan terbuka.
Pada Selasa, 3 Maret 2026, dilaksanakan upacara prosesi persemayaman dan pelepasan jenazah secara resmi di rumah duka yang beralamat di Jalan Bambu Runcing No. 42, Labuang. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri para pejabat, rekan kerja, sahabat, serta masyarakat sekitar.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Jamaluddin, SP., M.Si., menyampaikan penghormatan terakhir dengan suara bergetar. Dalam sambutannya, ia mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki integritas tinggi dan dedikasi tanpa batas terhadap tugas dan tanggung jawabnya.
“Almarhum adalah pribadi yang disiplin, penuh loyalitas, serta selalu mengedepankan kepentingan organisasi. Banyak kontribusi yang telah beliau berikan demi kemajuan pelayanan dan tata kelola administrasi di dinas ini,” ujarnya.
Menurutnya, H. Azhar bukan hanya seorang pejabat struktural, tetapi juga sahabat dan panutan bagi rekan-rekannya. Dalam setiap tugas, ia dikenal teliti dan konsisten menjaga profesionalisme, terutama dalam pengelolaan administrasi kepegawaian yang menjadi jantung operasional instansi.
Sejumlah rekan kerja yang hadir tampak tak kuasa menahan haru. Beberapa di antaranya mengaku kehilangan figur yang selama ini menjadi tempat berdiskusi dan berbagi solusi atas berbagai persoalan kedinasan. Di mata mereka, almarhum adalah sosok yang selalu hadir lebih awal dan pulang paling akhir ketika pekerjaan menuntut penyelesaian segera.
Setelah prosesi pelepasan, jenazah diantarkan menuju Tempat Pemakaman Keluarga Mangngalekana di Kecamatan Maros Baru. Iring-iringan pelayat mengantar dengan langkah perlahan, mengiringi kepergian yang menyisakan kenangan dan doa.
Di tengah suasana duka, kalimat istirja’ menggema di antara para pelayat. “Sesungguhnya kita adalah milik Allah, dan kepada-Nya lah kita akan kembali. Hari ini kita melepas seorang sahabat, kakak, dan rekan kerja yang luar biasa,” ucap salah satu perwakilan keluarga dengan mata berkaca-kaca.
Kepergian H. Azhar menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian akan berakhir pada waktunya. Namun dedikasi, keteladanan, dan jejak kebaikan yang telah ditorehkan akan tetap hidup dalam ingatan mereka yang pernah bekerja dan berjalan bersamanya.
Kini, keluarga besar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros hanya bisa mendoakan agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....