Sila, Benteng Moral di tengah Krisis
- 22 Feb 2026 00:27 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 diwarnai refleksi mendalam tentang moralitas umat. Mimbar Agama Buddha Kamis, 19 Februari 2026, mengangkat tema sila sebagai pelindung kehidupan.
Dialog menghadirkan narasumber Sisilia, S.Kom, yang membahas kemerosotan moral global. Ia menegaskan sila relevan menjaga diri dan masyarakat dari kehancuran batin. Acara dibuka dengan parita dan kutipan Dhammapada ayat 183 tentang kebajikan. Pesan utamanya, jauhi kejahatan, kembangkan kebajikan, dan bersihkan batin.
Narasumber menjelaskan kemerosotan moral dipicu sepuluh kekotoran batin. Di antaranya loba, dosa, moha, kesombongan, keraguan, hingga tidak takut berbuat jahat. “Penderitaan muncul karena kemerosotan moral manusia sendiri,” ujar Sisilia. Ia menekankan keserakahan dan kebencian memicu konflik serta perpecahan sosial.
Ia juga mengutip dua pelindung dunia, hiri dan ottappa. “Jika manusia punya rasa malu dan takut berbuat jahat, dunia akan aman,” tegasnya. Pembahasan kemudian mengerucut pada praktik sila sebagai solusi konkret. Sila dinilai mampu meredam kekotoran batin yang muncul dalam ucapan dan tindakan.
Melalui Pancasila Buddhis, umat diajak menghindari pembunuhan, pencurian, asusila, dusta, dan minuman memabukkan. Praktik sederhana ini diyakini menciptakan ketenangan pribadi sekaligus keamanan sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....