Filosofi Warna Merah Klenteng Sebagai Simbol Pengusir Roh Jahat

  • 11 Feb 2026 22:35 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR - Warna merah pada bangunan Klenteng memiliki akar sejarah yang kuat dan berkaitan erat dengan mitologi kuno masyarakat Tiongkok. Dalam legenda populer, warna merah merupakan senjata utama untuk menakuti "Nian", sesosok makhluk mitologi yang kerap mengganggu manusia pada zaman dahulu. Sejak saat itu, penggunaan warna merah menjadi tradisi turun-temurun yang diaplikasikan pada tempat-tempat suci sebagai bentuk perlindungan spiritual.

Pengaplikasian warna merah di Klenteng juga mengikuti prinsip keseimbangan alam yang dikenal dalam teori Lima Unsur (Wu Xing). Merah mewakili unsur api yang berada di posisi selatan, melambangkan pertumbuhan, kecerahan, dan vitalitas yang sangat maksimal. Dengan menerapkan warna ini, bangunan Klenteng diharapkan dapat menjadi pusat energi yang menyeimbangkan kehidupan spiritual dan duniawi para pengunjungnya secara harmonis.

Setiap elemen yang dicat merah, mulai dari pintu gerbang hingga ukiran naga, memiliki pesan tersendiri tentang keberanian dan keteguhan hati. Merah melambangkan darah yang mengalir sebagai sumber kehidupan, sehingga warna ini juga dimaknai sebagai simbol pengorbanan dan loyalitas. Nilai-nilai ini sangat ditekankan dalam ajaran Konfusianisme dan Taoisme yang sering menjadi dasar kegiatan keagamaan di dalam Klenteng tersebut.

Memasuki perayaan besar seperti Imlek, nuansa merah di Klenteng akan semakin diperkuat dengan tambahan dekorasi yang serba merah dan emas. Perpaduan ini bukan tanpa alasan, karena jika merah adalah keberuntungan, maka emas melambangkan kemuliaan dan martabat yang tinggi. Klenteng menjadi ruang di mana manusia memohon agar diberikan hati yang "merah" atau jujur serta nasib yang mulia di hadapan Sang Pencipta.

Dilansir dari sumber Catatan Sejarah Arsitektur Klenteng Budaya Tionghoa.net. Hingga saat ini, nuansa merah di Klenteng terus dipertahankan sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas kultural yang tidak lekang oleh waktu. Meskipun zaman terus berubah, makna di balik warna merah tetap konsisten sebagai simbol harapan akan keselamatan dan kedamaian dunia. Warna merah di Klenteng adalah narasi visual tentang ketangguhan sebuah tradisi dalam menjaga nilai-nilai spiritualitas di tengah modernitas global.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....