Sukun, Pangan Tropis Penuh Nutrisi bagi Tubuh
- 07 Feb 2026 16:22 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Buah sukun dikenal luas sebagai salah satu komoditas pangan tropis dengan tekstur daging yang berserat dan empuk menyerupai roti. Karena karakteristik tersebut, masyarakat Eropa menyebut sukun sebagai breadfruit atau buah roti.
Di Indonesia, sukun banyak ditanam sebagai tanaman pekarangan untuk diambil buahnya. Buah ini dapat diolah dengan berbagai cara, mulai dari direbus, digoreng, disangrai, hingga dibakar. Selain itu, sukun juga kerap diolah menjadi keripik dengan cara diiris tipis lalu digoreng. Di sejumlah wilayah Pasifik, sukun bahkan dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat dan dijadikan makanan pokok pengganti roti.
Buah sukun merupakan buah tanpa biji yang tumbuh di wilayah kepulauan daerah tropis. Pohonnya memiliki batang besar dan lurus dengan tinggi mencapai 30 meter, meski di daerah pedesaan umumnya hanya belasan meter. Daun sukun berukuran besar, bersusun berselang-seling, berwarna hijau tua mengilap di bagian atas dan berbulu halus di bagian bawah.
Dibandingkan bahan pangan lain seperti ubi, singkong, dan kentang, buah sukun memiliki kandungan karbohidrat dan protein yang relatif lebih tinggi. Meski kaya karbohidrat, sukun tergolong rendah kalori. Kandungan karbohidratnya bahkan setara dengan beras, sehingga menjadikannya alternatif pangan yang cocok untuk menu diet sehat.
Selain itu, sukun mengandung nutrisi yang cukup lengkap, baik vitamin maupun mineral. Buah ini juga mengandung senyawa fitokimia serta asam amino esensial seperti methionin, isoleusin, lisin, valin, histidin, dan triptofan yang dibutuhkan tubuh.
Melansir dari hortikultura.pertanian.go.id. Pohon sukun diketahui berasal dari wilayah Polinesia dan kini telah menyebar ke berbagai negara, termasuk Malaysia, Sri Lanka, serta sejumlah kepulauan Pasifik dan Indonesia. Secara botani, sukun termasuk dalam genus Artocarpus dan famili Moraceae, satu keluarga dengan pohon nangka dan cempedak.
Dari sisi kesehatan, kandungan gizi sukun memberikan berbagai manfaat. Kandungan serat yang tinggi membantu mengontrol kadar gula darah sehingga baik bagi penderita diabetes. Konsumsi sukun juga memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga sering dijadikan makanan pengganti nasi saat menjalani program diet.
Buah sukun juga diketahui mengandung asam lemak omega 3 dan omega 6 yang berperan penting dalam pertumbuhan anak serta mendukung kesehatan jantung. Kandungan antioksidannya membantu menjaga kesehatan kulit dan mencegah infeksi, sementara seratnya berperan melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
Selain itu, kandungan vitamin C, vitamin E, serta mineral dalam buah sukun turut mendukung kesehatan kulit dan rambut. Asam lemak omega 6 yang terkandung di dalamnya bermanfaat menjaga kesehatan folikel rambut, menguatkan akar rambut, serta membantu mencegah kerontokan dan ketombe.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....