Perbedaan Puting Beliung dan Tornado yang Perlu Diketahui
- 11 Jun 2025 06:35 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar : Bencana angin kencang kerap terjadi di berbagai belahan dunia. Dua fenomena yang sering disalahartikan adalah puting beliung dan tornado.
Puting beliung dan tornado memang sama-sama berupa angin berputar kencang. Namun, keduanya memiliki perbedaan dari segi skala dan wilayah.
Puting beliung biasanya terjadi di daerah tropis seperti Indonesia. Kejadiannya singkat dan berskala lokal dengan durasi beberapa menit saja. Sementara itu, tornado lebih umum terjadi di wilayah Amerika Serikat. Tornado berskala lebih besar dan dapat berlangsung lebih lama.
Mengutip dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dijelaskan bahwa puting beliung terjadi akibat awan Cumulonimbus. Awan ini terbentuk karena pemanasan permukaan yang ekstrem pada siang hari.
Berdasarkan sumber dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Amerika Serikat, tornado terbentuk dari badai petir supercell. Supercell adalah jenis badai paling kuat dan berpotensi merusak secara luas.
BMKG menjelaskan bahwa puting beliung umumnya terjadi saat peralihan musim. Dampaknya terbatas namun bisa merusak bangunan ringan. NOAA menyebut tornado bisa menimbulkan kerusakan parah dan korban jiwa. Kecepatan anginnya bisa mencapai lebih dari 300 kilometer per jam.
Keduanya sama-sama berbahaya jika tidak diantisipasi. Warga diminta selalu waspada terhadap potensi bencana angin ekstrem.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....