Warga Sekitar TPA Antang Tak Lagi Rasakan Bau Busuk

  • 05 Okt 2026 09:29 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Warga yang bermukim di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang mulai merasakan perubahan dari pengelolaan sampah yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar. Salah satunya Ishaq Samad yang juga merupakan Ketua DPP IMMIM.

Ia mengaku kini tidak lagi merasakan bau busuk seperti sebelumnya. Menurutnya upaya Pemerintah Kota Makassar dalam membenahi TPA Antang membawa perubahan cukup baik bagi warga sekitar TPA Antang.

Ishaq mengaku, sebelumnya bau dari aktivitas TPA kerap tercium hingga ke lingkungan permukiman. Namun, kondisi tersebut kini dinilai jauh lebih baik sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman. “Saya rumahnya di Antang. Alhamdulillah kalau pagi-pagi kita keluar rumah tidak ada bau-bau lagi, sekarang rasanya kita enak,” kata Ishaq Samad.

Dikatakan, perubahan kondisi lingkungan tersebut patut diapresiasi karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat yang tinggal di sekitar TPA Antang. Ia berharap pengelolaan sampah dapat terus dilakukan secara konsisten.

Selain mengurangi persoalan bau, Ishaq berharap pengelolaan TPA Antang ke depan dapat dikembangkan lebih jauh, termasuk dengan menjadikan sampah sebagai sumber energi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. “Apalagi nanti kalau itu bisa menjadi sumber untuk energi, itu sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia menilai, pengelolaan sampah tidak hanya penting untuk menjaga kebersihan kota, tetapi memiliki potensi ekonomi apabila dilakukan dengan pendekatan yang tepat dan berkelanjutan.

Sebagai warga yang tinggal di sekitar kawasan TPA, Ishaq berharap perbaikan pengelolaan tersebut terus dipertahankan sehingga masyarakat tidak kembali menghadapi persoalan bau maupun dampak lingkungan lainnya. Ishaq juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan TPA Antang.

Adapun upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar dalam membenahi TPA Antang di antaranya transformasi sistem pengelolaan, pembangunan infrastruktur pendukung dan penguatan pengolahan dari hulu.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....