DPN Kunjungi Kodam Hasanuddin, Bahas Strategi Ketahanan Pangan dan Energi

  • 29 Sep 2026 17:55 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Deputi Bidang Geokonomi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) bersama Tenaga Ahli Kedeputian Geoekonomi DPN yang dipimpin oleh Tenaga Ahli Utama Deputi Bidang Geoekonomi DPN berkunjung ke Kodam XIV/Hasanuddin, Selasa, 29 September 2026. Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko didampingi sejumlah Pejabat Utama Kodam, menerima Kunjungan rombongan Deputi Bidang Geokonomi dan Tenaga Ahli Kedeputian Geoekonomi DPN.

Rombongan Mayjen TNI Tri Rana Subekti,S.Sos., M.M., disambut Pangdam Mayjen TNI Bangun Nawoko di Ruang Tamu Pangdam, Makodam , Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Pertemuan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan ketahanan pangan, energi, ekonomi, serta peran TNI dalam mendukung kepentingan masyarakat dan ketahanan nasional.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam Mayjen TNI Bangun Nawoko dihadapan Deputi Bidang Geokonomi DPN menyampaikan dukungan Kodam XIV/Hasanuddin terhadap ketahanan Pangan Nasional. Sejumlah upaya Kodam XIV/Hasanuddin dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah.

"Saat ini, program cetak sawah telah mencapai 1.998 hektare yang tersebar di lima kabupaten dan sekitar 1.000 titik," sebut Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan, sinergi TNI AD dengan Kementerian Pertanian menjadi kekuatan penting dalam menjaga ketahanan pangan, termasuk melalui optimalisasi penyerapan gabah. Selain itu kata Mayjen TNI Bangun Nawoko, berbagai program pembangunan seperti Jembatan Garuda dinilai menjadi bentuk nyata pengabdian TNI sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta mendukung program prioritas pemerintah.

Sementara itu, Mayjen TNI Tri Rana Subekti menyampaikan, kunjungannya di Kodam XIV/Hasanuddin merupakan bagian dari upaya DPN untuk menggali dan mendalami berbagai persoalan yang berkaitan dengan geoekonomi di daerah. “Kami ingin mencari dan mendalami berbagai persoalan perekonomian yang terhambat, termasuk berkaitan dengan ketahanan energi dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Mayjen TNI Tri Rana Subekti menjelaskan, DPN mengedepankan kolaborasi sipil dan militer dalam mengidentifikasi berbagai tantangan ekonomi, termasuk pasokan, perawatan alutsista, kondisi sektor swasta dan pemerintahan, serta pelaksanaan program cetak sawah rakyat.

"Hasil kunjungan ini diharapkan dapat menjadi bahan dalam memperkuat kebijakan yang mendukung ketahanan ekonomi dan ketahanan nasional," tutupnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....