KDKMP Tabaringan Siap Beroperasi, Terkendala Modal dan Ketiadaan Lahan
- 18 Sep 2026 07:10 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Proses pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Tabaringan saat ini telah memasuki tahap penyelesaian dan finalisasi administrasi. Seluruh tahapan administratif tersebut dilaporkan telah rampung dengan baik oleh pengurus setempat.
Hal ini di ungkapkan oleh Wakabid Pengembangan Usaha Koperasi Kelurahan Merah Putih Tabaringan, Andi Ilhamsya, SE., MM, di acara Teras UMKM pro 4 RRI Makasar, Rabu, 16 September 2026. Meski demikian, koperasi tersebut kini bersiap memasuki tahapan pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Namun, berbagai tantangan awal masih harus dihadapi oleh para pengurus dalam menjalankan roda organisasi. Terkait kesiapan operasional ini, Andi Ilhamsya mengibaratkan kondisi koperasinya saat ini seperti seseorang yang telah mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM), namun belum memiliki kendaraannya. Analogi tersebut menggambarkan bahwa kesiapan regulasi belum sepenuhnya didukung oleh ketersediaan fasilitas penunjang.
"Saat ini proses Koperasi Merah Putih di Kelurahan Tabaringan masih tahap dalam proses finalisasi administrasi dan sudah selesai. Kita ini baru mau masuk tahap ke pelaksanaan kegiatan, jadi kalau kita perumpamakan seperti mengemudi mobil, kita ini hanya batas sudah punya SIM tapi belum punya mobilnya," ungkap Andi Ilhamsya.
Selain persoalan kendaraan operasional atau modal, tantangan lain yang dihadapi adalah ketiadaan lahan kosong milik pemerintah di Kelurahan Tabaringan. Lahan tersebut sebelumnya dipersyaratkan untuk pembangunan gerai dan gudang dengan ketentuan luas minimal yang telah diatur secara regulasi.
Ketiadaan lahan yang memenuhi standar regulasi tersebut membuat pembangunan fisik gerai dan gudang hingga kini belum dapat direalisasikan. Di sisi lain, pengurus juga telah berupaya menjalin kerja sama dengan BUMN seperti Perum Bulog, namun belum mendapatkan respons balik yang pasti.
"Saat ini saya masih bingung menjalankan dan memulai usaha Koperasi Merah Putih di Kelurahan Tabaringan karena belum jelas mekanismenya nantinya soal pembiayaannya, karena itu masih menjadi masalah dan kendala bagi kami untuk action di lapangan. Terus kedua adalah persoalan lahan, yang mana di kelurahan kami tidak ada lahan kosong milik pemerintah yang bisa ditempati membangun gerai dan gudang yang memenuhi persyaratan regulasi," jelas Andi Ilhamsya.
Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, Koperasi Merah Putih Tabaringan tetap berkomitmen untuk menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat sekitar. Pengurus bertekad agar kehadiran koperasi tidak sampai merusak siklus perdagangan para pedagang kecil atau pedagang lorong yang telah ada sebelumnya di wilayah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....