Panen 11 Ton per Hektare di Aka-Akae, Petani Bertahan di tengah Kemarau
- 15 Sep 2026 09:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Sidrap - Petani di Desa Aka-Akae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), masih mampu mempertahankan produksi padi di tengah kemarau dan fenomena El Nino. Hal itu terlihat dalam panen raya musim tanam II yang dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Senin, 14 September 2026.
Berdasarkan hasil ubinan, produktivitas padi pada panen tersebut mencapai 11 ton per hektare. Capaian ini menjadi salah satu gambaran kemampuan petani menjaga produksi meski menghadapi keterbatasan air.
Luas lahan persawahan di Desa Aka-Akae tercatat sekitar 1.027 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 400 hektare mengalami gagal panen akibat kondisi kemarau.
Namun, sebagian besar lahan lainnya masih mampu menghasilkan panen pada musim tanam II. Kondisi itu dinilai menjadi bukti bahwa berbagai upaya mempertahankan produksi mulai menunjukkan hasil.
Syaharuddin mengatakan, capaian tersebut menunjukkan petani masih mampu berproduksi meski berada dalam tekanan musim kemarau.
“Ini membuktikan bahwa di musim kemarau ini kita masih bisa panen lebih banyak daripada yang gagal panen di Desa Aka-Akae ini,” ujar Syaharuddin.
Ia mengatakan Pemkab Sidrap terus melakukan berbagai langkah untuk membantu petani menghadapi keterbatasan air, termasuk melalui bantuan mesin bor dan program listrik masuk sawah.
“Segala upaya kita lakukan agar kita tetap panen di musim kemarau dan El Nino ini. Mulai dari bantuan bor, listrik masuk sawah, dan masalah air yang telah kita upayakan selama ini, khususnya di Watang Sidenreng dan pada umumnya di Kabupaten Sidrap,” katanya.
Menurut Syaharuddin, dukungan terhadap petani akan terus diberikan agar persoalan air dan kebutuhan pertanian lainnya dapat ditangani. Pemerintah daerah juga akan mendorong peningkatan produksi setelah persoalan dasar tersebut semakin teratasi.
“Pemerintah akan selalu memberikan bantuan pertanian kepada para petani kita agar pertanian kita tidak ada lagi masalah, baik masalah air maupun masalah lainnya. Tinggal kita fokus meningkatkan produksi pertanian,” tegasnya.
Ia menekankan keberlangsungan usaha tani harus dijaga karena petani menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Kita harus selamatkan para petani dan pertanian kita di Kabupaten Sidrap,” ujarnya.
Panen raya tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Sidrap Dapil II Andi Sugiarno, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Dinas Pemdes PPA Andi Surya Praja Hadiningrat, Kepala Satpol PP dan Damkar Andi Gustianti, Camat Watang Sidenreng Andi Saipullah, jajaran BPP dan PPL, serta perwakilan Pupuk Indonesia.(**)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....